Listrik Indonesia | Charger yang tetap tertancap pada stop kontak meskipun tidak digunakan untuk mengisi daya perangkat masih mengonsumsi listrik dalam jumlah kecil. Kondisi ini dikenal sebagai daya siaga atau standby power, yaitu energi listrik yang tetap digunakan oleh perangkat elektronik untuk menjaga sirkuit internal tetap aktif.
Secara teknis, adaptor charger memiliki komponen elektronik yang tetap bekerja selama terhubung dengan sumber listrik. Komponen tersebut berfungsi mempertahankan kesiapan sistem agar dapat langsung mengalirkan daya ketika perangkat disambungkan. Oleh karena itu, meskipun tidak sedang digunakan, aliran listrik tetap terjadi.
Besaran konsumsi listrik pada kondisi tanpa beban (no-load power) umumnya sangat kecil, berkisar kurang dari satu watt. Nilai ini jauh lebih rendah dibandingkan saat charger digunakan untuk mengisi daya perangkat. Namun, apabila terdapat banyak charger atau perangkat elektronik lain yang terus terhubung sepanjang waktu, akumulasi konsumsi daya siaga dapat meningkatkan penggunaan energi secara keseluruhan dalam rumah tangga.
Fenomena ini sering disebut sebagai phantom load atau vampire power, yaitu penggunaan listrik tersembunyi dari peralatan yang tampak tidak aktif. Meskipun dampaknya terhadap tagihan listrik relatif kecil secara individu, kebiasaan membiarkan banyak perangkat tetap terhubung dapat mengurangi efisiensi penggunaan energi.
Dengan demikian, anggapan bahwa charger yang tertancap tidak mengonsumsi listrik merupakan mitos. Konsumsi energi tetap ada, meskipun dalam jumlah yang sangat terbatas. Untuk meningkatkan efisiensi energi, pengguna dapat mencabut charger atau menggunakan stop kontak dengan sakelar untuk memutus aliran listrik saat perangkat tidak digunakan.
