Listrik Indonesia | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (4/3/2026), pukul 10.12 WIB. Berdasarkan data yang dilaporkan Google Finance, IHSG berada di level 7.649,90 atau turun 289,86 poin setara 3,65 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level 7.939,77.
IHSG dibuka di level 7.896,38 dan sempat menyentuh level tertinggi 7.897,81 sebelum bergerak melemah sepanjang sesi perdagangan. Indeks kemudian mencatatkan level terendah harian di 7.642,87. Pelemahan tersebut terjadi sejak awal perdagangan dan berlanjut hingga menjelang pertengahan sesi pertama.
Sejalan dengan pelemahan indeks utama, kinerja saham-saham sektor energi juga mengalami tekanan yang cukup signifikan. Berdasarkan data yang dilaporkan investing.com, indeks sektor energi tercatat berada di level 4.090,59 atau terkoreksi 164,37 poin setara 3,86 persen.
Sejumlah saham energi mencatatkan penurunan harga yang cukup dalam. Saham Newport Marine Services turun 12,43 persen ke level 162, sementara Logindo Samudramakmur melemah 10,33 persen ke level 165.
Tekanan juga terlihat pada saham Raharja Energi Cepu yang turun 11,03 persen ke level 6.050 serta Sigma Energy Compressindo yang melemah 11,49 persen ke level 131. Saham Pelayaran Nasional juga tercatat turun 10,06 persen ke level 152.
Penurunan harga turut terjadi pada saham GTS Internasional Tbk yang melemah 10,19 persen ke level 282 dengan volume transaksi sekitar 211,65 juta saham. Saham Soechi Lines juga turun 9,22 persen ke level 640.
Saham Humpuss Maritim Internasional tercatat terkoreksi 9,84 persen ke level 220, sementara RMK Energy turun 9,24 persen ke level 3.240. Tekanan serupa terlihat pada saham Astrindo Nusantara Infrastruktur yang melemah 9,09 persen ke level 260 serta Radiant Utama Interinsco yang turun 9,09 persen ke level 260.
Selain itu, saham Indika Energy turun 9,02 persen ke level 3.630 dan TBS Energi Utama melemah 8,51 persen ke level 645. Sementara itu, saham Rukun Raharja tercatat turun 8,48 persen ke level 4.210.
