Listrik Indonesia | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (5/3/2026), pukul 09.46 WIB. Berdasarkan data yang dilaporkan Google Finance, IHSG berada di level 7.730,49 atau naik 153,43 poin setara 2,02 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
IHSG dibuka di level 7.695,35 dan sempat menyentuh level tertinggi 7.765,61 sebelum bergerak fluktuatif pada awal sesi perdagangan. Indeks kemudian mencatatkan level terendah harian di 7.681,69. Pergerakan ini menunjukkan penguatan indeks sejak awal perdagangan hingga menjelang pertengahan sesi pertama.
Sejalan dengan penguatan indeks utama, kinerja saham-saham sektor energi juga menunjukkan pergerakan positif. Berdasarkan data yang dilaporkan investing.com, indeks sektor energi tercatat berada di level 4.127,22 atau naik 69,53 poin setara 1,71 persen.
Sejumlah saham energi tercatat mengalami kenaikan harga pada perdagangan hari ini. Saham Petrosea menguat 4,72 persen ke level 5.550 dengan volume transaksi sekitar 32,65 juta saham. Raharja Energi Cepu Tbk juga naik 4,22 persen ke level 6.175 dengan volume perdagangan sekitar 4,58 juta saham.
Penguatan juga terjadi pada saham Rukun Raharja yang naik 2,46 persen ke level 4.160, Golden Energy Mines yang menguat 2,38 persen ke level 8.600, serta Prima Andalan Mandiri yang naik 2,18 persen ke level 3.750.
Sementara itu, beberapa saham energi lainnya mencatatkan penguatan lebih terbatas. Saham Sillo Maritime Perdana naik 1,00 persen ke level 4.050, RMK Energy Tbk menguat 0,62 persen ke level 3.260, serta Baramulti Suksessarana yang naik 0,51 persen ke level 3.970. Dian Swastatika Sentosa juga mencatatkan kenaikan 0,84 persen ke level 75.475.
Di sisi lain, sejumlah saham energi bergerak melemah. Saham Adaro Andalan Indonesia turun 1,46 persen ke level 10.150, Bayan Resources melemah 0,73 persen ke level 13.600, Indika Energy turun 0,51 persen ke level 3.880, serta Transcoal Pacific yang terkoreksi 0,43 persen ke level 11.575.
