Listrik Indonesia | Kunjungan pemerintah ke fasilitas energi strategis terus dilakukan untuk memastikan kelancaran pasokan selama periode Ramadan hingga Idulfitri. Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah Kilang Balongan di Indramayu, Jawa Barat, yang menjadi simpul penting produksi bahan bakar nasional.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Laode Sulaeman, meninjau langsung kesiapan operasional PT Pertamina Patra Niaga di Subholding Downstream Refinery Unit VI Balongan pada Kamis (12/3). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan distribusi energi selama periode meningkatnya konsumsi masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Laode menyampaikan bahwa kesiapan pasokan energi nasional berada dalam kondisi yang memadai. Ia menilai langkah-langkah yang dilakukan PT Pertamina (Persero) melalui aktivasi Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri menjadi bagian penting untuk menjaga stabilitas distribusi bahan bakar dan LPG.
Menurutnya, hingga saat ini ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), LPG, maupun pasokan minyak mentah berada dalam kondisi aman. Pemerintah pun mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi selama masa Ramadan hingga arus mudik Lebaran.
Kunjungan tersebut juga dihadiri Ketua Posko Nasional Ramadan dan Idulfitri 2026, Erika Retnowati, yang turut menilai kesiapan Pertamina dalam menjaga pasokan energi nasional. Ia menyebut berbagai langkah antisipasi yang dilakukan perusahaan menjadi upaya penting di tengah dinamika kondisi energi global.
Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, memastikan seluruh rantai distribusi energi dalam kondisi siaga selama periode Satgas Ramadan dan Idulfitri. Selain menjaga stok, perusahaan juga menyiapkan sejumlah layanan tambahan bagi masyarakat, terutama di jalur perjalanan mudik.
Di berbagai SPBU, Pertamina menyiapkan fasilitas tambahan serta layanan pendukung bagi pemudik. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan selama musim libur panjang tersebut.
Koordinasi juga dilakukan dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar di seluruh wilayah operasional. Posko dan jalur komunikasi di setiap provinsi juga disiapkan untuk menampung laporan masyarakat jika terjadi kendala terkait pasokan energi.
Kilang Balongan sendiri merupakan salah satu kilang utama Pertamina dengan tingkat kompleksitas tinggi, tercermin dari Nelson Complexity Index sekitar 11,9. Dengan kapasitas dan teknologi yang dimiliki, kilang ini mampu memproduksi berbagai jenis bahan bakar sekaligus produk petrokimia yang dibutuhkan pasar domestik.
Melalui kesiapan operasional kilang serta dukungan sistem distribusi yang siaga selama Ramadan dan Idulfitri, pemerintah berharap kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi tanpa gangguan berarti.
