Listrik Indonesia | Gempa bumi yang mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara pada 2 April lalu menjadi ujian bagi masyarakat setempat, termasuk terhadap keandalan infrastruktur kelistrikan. Guncangan tersebut menyebabkan sejumlah gangguan, salah satunya trip pada penyulang SI.1 di GI Bitung yang menyuplai listrik menuju Pelabuhan Bitung. Informasi tersebut dihimpun dari akun resmi @pln_nusadaya.
Selain itu, dampak gempa juga menyebabkan kerusakan fisik infrastruktur, termasuk sebuah trafo milik PLN yang dilaporkan jatuh di pinggir jalan di wilayah Minahasa. Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, PLN Nusa Daya bersama PLN ULP Tondano bergerak cepat melakukan penanganan. Petugas segera melakukan penormalan pada penyulang SI.1 di GI Bitung serta pengkondisian infrastruktur yang terdampak, termasuk perbaikan trafo yang mengalami gangguan.
Berkat respons cepat dan terkoordinasi, saat ini pasokan listrik di wilayah terdampak telah kembali normal. Hal ini memungkinkan aktivitas masyarakat dan proses pemulihan pascagempa dapat berjalan dengan baik.
PLN Nusa Daya menyampaikan harapan agar kondisi segera pulih sepenuhnya dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman. Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi risiko keselamatan, khususnya terkait instalasi listrik pascagempa.
