Listrik Indonesia | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah pada perdagangan hari ini, Senin (6/4/2026), pukul 09.07 WIB. Berdasarkan data yang dilaporkan Google Finance, IHSG berada di level 6.939,41 atau turun 87,38 poin setara 1,23 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level 7.026,78.
IHSG dibuka di level 7.001,56 dan sempat menyentuh level tertinggi 7.008,95 sebelum bergerak melemah. Sepanjang sesi perdagangan, indeks mencatatkan level terendah di 6.944,25, mencerminkan tekanan yang terjadi sejak awal perdagangan.
Sejalan dengan pelemahan IHSG, kinerja saham sektor energi juga mengalami penurunan. Berdasarkan data indeks sektoral, IDX Energy tercatat berada di level 3.623,89 atau turun 34,13 poin setara 0,93 persen.
Sejumlah saham energi menunjukkan pergerakan yang bervariasi dengan dominasi pelemahan. Saham Dian Swastatika Sentosa mencatat penurunan terdalam sebesar 13,68 persen ke level 60.750. Tekanan juga terjadi pada Bayan Resources yang turun 6,78 persen ke level 10.650, serta Golden Energy Mines yang melemah 2,91 persen ke level 8.350.
Selain itu, saham Petrosea tercatat turun 2,79 persen ke level 4.180. Penurunan juga terjadi pada Rukun Raharja yang melemah 1,37 persen ke level 3.600, serta Indika Energy yang turun 0,59 persen ke level 3.390.
Di sisi lain, beberapa saham masih mencatatkan penguatan. Saham Indo Tambangraya Megah naik 1,01 persen ke level 27.600, sementara Adaro Andalan Indonesia menguat 1,38 persen ke level 11.000. Saham Bukit Asam juga tercatat naik 1,37 persen ke level 2.950.
Selain itu, Transcoal Pacific mencatat kenaikan 1,95 persen ke level 11.775, menunjukkan masih adanya minat beli pada sejumlah saham tertentu di tengah tekanan pasar.
