Listrik Indonesia | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah pada perdagangan hari ini, Senin (7/4/2026), pukul 13.33 WIB. Berdasarkan data yang dilaporkan Google Finance, IHSG berada di level 6.972,35 atau turun 17,08 poin setara 0,24 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.989,43.
IHSG dibuka di level 7.001,28 dan sempat menyentuh level tertinggi 7.022,04 sebelum bergerak fluktuatif. Indeks kemudian mencatatkan level terendah harian di 6.942,63. Pergerakan ini menunjukkan adanya tekanan di awal perdagangan yang diikuti dengan fase konsolidasi.
Sejalan dengan pergerakan IHSG yang cenderung melemah, kinerja saham sektor energi justru menunjukkan penguatan terbatas. Berdasarkan data indeks sektoral, IDX Energy tercatat berada di level 3.705,85 atau naik 33,52 poin setara 0,91 persen.
Sejumlah saham energi mencatatkan kenaikan harga. Saham Dian Swastatika Sentosa menguat 4,98 persen ke level 66.975. Kenaikan lebih tinggi terjadi pada Bayan Resources yang naik 9,23 persen ke level 10.950. Selain itu, Indika Energy juga mencatatkan penguatan sebesar 5,76 persen ke level 3.670.
Penguatan turut terjadi pada Petrosea yang naik 2,25 persen ke level 4.540, serta Golden Energy Mines yang menguat 1,81 persen ke level 8.450. Saham Rukun Raharja dan Sillo Maritime Perdana masing-masing mencatatkan kenaikan sebesar 1,87 persen dan 1,32 persen.
Namun demikian, tidak seluruh saham energi berada di zona positif. Saham Transcoal Pacific tercatat turun 4,39 persen ke level 11.425. Tekanan juga terlihat pada Adaro Andalan Indonesia yang melemah 2,53 persen ke level 10.600, serta Bukit Asam yang turun 1,34 persen ke level 2.940.
Selain itu, saham Baramulti Suksessarana mengalami penurunan sebesar 0,74 persen ke level 4.020, sementara Raharja Energi Cepu melemah tipis 0,48 persen ke level 5.150.
