Business CORPORATION NEWS
Trending

Detail Proyek Migas Suami Puan Maharani dengan Pertagas

Detail Proyek Migas Suami Puan Maharani dengan Pertagas
Hapsoro Sukmonohadi atau Happy Hapsoro, presiden komisaris PT Rukun Raharja Tbk. [Foto: Dok. LISTRIK INDONESIA]

Listrik Indonesia - Pekan lalu, jagad lantai bursa ramai oleh kinclongnya PT Rukun Raharja Tbk. (Raja), emiten jasa hulu migas. 

Hal itu terjadi setelah disepakati kerja sama operasi Raja dengan PT Pertamina Gas atau Pertagas --anak usaha BUMN (Badan Usaha Milik Negara) PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN). 

Di Pertagas, 51 persen porsi saham dikuasai PGAS, 48,99 persen PT Pertamina (Persero), dan 0,01 persen PT Pertamina Pedeve Indonesia.

Situs web resmi Raja mengumumkan pihaknya dan Pertagas akan menggelar joint operation atau kerja sama di proyek pembangunan dan pengoperasian pipa minyak bumi koridor Balam-Bangka-Dumai dan ruas Minas-Duri-Dumai. 

Kedua koridor tersebut sepanjang 352,43 kilometer. Terdiri atas 12 segmen, tiga station, serta sejumlah fasilitas pendukung, niai investasinya sebesar US$300,62 juta atau sekitar Rp4,34 triliun. 

Pada prospektus atau keterangan perseroan, 75 persen biaya itu akan ditanggung Pertagas dan 25 persen Raja. 

BACA JUGA: PGN Dukung Percepatan Masterplan Infrastruktur Gas Bumi Nasional

Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan lalu mencatat saham Raja langsung melesat 6,36 persen di posisi Rp 234 per saham, dengan kapitalisasi pasar Rp989 miliar. 

Nilai transaksi saham mencapai Rp54 miliar dengan volume perdagangan 227 juta saham. Dalam sekan saja, saham Raja meroket 17 persen dan year to date minus tujuh persen.

Namun, yang memicu "kehebohan" lalulintas informasi, yakni keberadaan sosok Hapsoro Sukmonohadi --lebih dikenal sebagai Happy Hapsoro, suami Puan Maharani, yang tiada lain putri tunggal Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri sekaligus Presiden ke-5 Republik Indonesia (RI).

Puan, selain bagian elite PDIP, kini memimpin Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI periode 2019-2024. 

Berdasarkan komposisi kepemilikan saham per 31 Desember 2020, Happy memiliki 32,59 persen saham Raja. Sisanya, 31,54 persen dimiliki Sentosa Bersama Mitra, Johan Lensa 10,42 persen, dan masyarakat 25,45 persen. Happy kini menjabat Presiden Komisarit PT Rukun Raharja.

Masih di bisnis migas, yakni di Odira Energy Persada, Happy juga pemiik dan di sini menjabat sebagai komisaris. 

Perusahaan lain yang dikelolanya adalah operator hotel jaringan merek Red Planet: PT Red Planet Indonesia Tbk. dan PT Pusako Tarinka Tbk. Di perusahaan ini, suami Puan lagi-lagi duduk di kursi Presiden Komisaris.



Jaringan Pipa Minyak Rokan 

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) tak tinggal diam di tengah pandemi covid-19. Rencana besar tetap direalisasikan, termasuk di antaranya proyek infrastruktur penyaluran gas bumi. Pelangganpun terus bertambah, kini mencapai 405 ribu.

BACA JUGA: PGN Tandatangani Kerjasama Joint Project dengan JCCP

PGN kini fokus menyelesaikan beberapa infrastruktur baru guna memperluas penggunaan gas bumi dan mendorong bauran energi domestik. Walaupun dikejar berbagai target, manajemen menetapkan spirit efisiensi dalam operasi proyek-proyek dimaksud.

Salah satu infrastruktur dimaksud adalah proyek Pipa Minyak Rokan sepanjang 367 km yang berada di koridor Minas - Duri-Dumai dan Koridor Balam-Bangko-Dumai, di dalam Wilayah Kerja Rokan yang dikawal Pertagas.

Jaringan pipa yang akan komersial pada 2021 ini menyalurkan minyak rata-rata sekitar 265.000 barel minyak per hari. Umur ekonomis proyek 20 tahun.

Kehadiran jaringan pipa berukuran 4-24 inchi tersebut memperkuat portofolio dan meningkatkan pendapatan transportasi migas perseroan. Juga lifting Blok Rokan, salah satu lapangan minyak terbesar di Indonesia. Efisiensi biaya pelaksanaan proyek strategis nasional pun tercapai.

Target pengoperasian pipa pada jalur utara melalui koridor Balam-Bangko-Dumai dan koridor Duri-Dumai pada triwulan III 2021. Sedangkan jalur selatan melalui koridor Minas-Duri on stream pada awal 2022. (RE)


 

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button