NEWS
Trending

Dilanda Banjir, PLN Terpaksa Padamkan Listrik Karawang Bekasi

Dilanda Banjir, PLN Terpaksa Padamkan Listrik Karawang Bekasi
Listrik Indonesia, Bandung | Banjir yang merendam beberapa titik di wilayah Jawa Barat mendorong PT PLN melakukan pemadaman listrik. Dalam sepekan terakhir, sedikitnya ada 10 gardu yang dipadamkan, 9 di antaranya berada di Karawang dan 1 di Bekasi. Secara total, terdapat sekitar 1.131 pelanggan yang terkena pemadaman listrik dengan rincian 1.111 pelanggan berada di Karawang dan 120 pelanggan lainnya di Bekasi.
 
Deputi Manajer Komunikasi PLN Distribusi Jabar, Suargina mengatakan, apabila terjadi banjir dan merendam gardu PLN, ini harus dilakukan pemadaman. Mengingat hal ini sangat membahayakan bagi keselamatan warga sekitar.
 
"Jika terjadi banjir, listrik harus dipadamkan langsung dari gardu demi keselamatan warga sekitar agar tidak terjadi korban jiwa akibat tersetrum," ujar Suargina di Bandung, Rabu (16/11).

Ia menambahkan, untuk mengantisipasi berbagai kemungkinam yang akan terjadi PLN akan menyiagakan sejumlah petugas. "Di Bekasi disiagakan 15 petugas sedangkan di Karawang 75-100 petugas," terangnya.
 
"Pelanggan yang terkena dampak pemadaman umumnya dari kelompok rumah tangga. Pelanggan industri sempat mengalami pemadaman, tapi tidak lama karena air segera surut," paparnya.

Selain itu, Suargina juga meminta agar warga mengamankan instalasi listrik di rumahnya masing-masing. "Apabila ditemukan indikasi aliran air yang masuk ke rumah dan membasahi peralatan elektronik, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengamankan gulungan kabel atau kabel tambahan yang berpotensi terendam air," imbuhnya.
 
Ia mengingatkan kembali, jika rumah yang terendam banjir, segera matikan peralatan listrik dan elektronik yang dekat di lantai dengan mencabut kabel listrik dari stop kontak dan pindahkan ke posisi yang lebih aman. Jangan memegang kabel yang terbuka atau terkelupas.
 
"Apabila stop kontak sudah tergenang dan rumah dalam kondisi terendam banjir, pastikan Mini Circuit Breaker (MCB) yang berfungsi sebagai pemutus aliran listrik telah dimatikan sehingga tidak ada aliran listrik ke dalam rumah," ungkap Suargina.
 
Ia menerangkan, jika banjir sudah surut dan rumah telah kering, pastikan instalasi listrik stop kontak, mesin air, dan peralatan listrik yang terendam dalam kondisi kering sebelum aliran listrik dinyalakan.
 
Selain itu, hal lain yang perlu diwaspadai saat hujan adalah petir. Kerusakan alat elektronik karena tersambar petir merupakan kasus yang cukup sering ditemui. "Untuk meminimalisir bahaya tersebut, matikan barang eletronik dan cabut kabel dari stop kontak listrik seperti televisi, radio, dan komputer ketika ada petir," pungkasnya.
 
Apabila masyarakat membutuhkan bantuan PLN, segera hubungi Call Center PLN di nomor 022-123. Petugas layanan teknik PLN siap memberikan layanan 24 jam sehari, 7 hari seminggu, tanpa dipungut biaya. (GF)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button