Trending

Dirut PLN: Selain Cukup & Andal PLN Fokus Transisi Energi Bersih

Dirut PLN: Selain Cukup & Andal PLN Fokus Transisi Energi Bersih
Zulkifli Zaini Direktur Utama PT PLN (Persero)
Listrik Indonesia |  Meskipun di tengah pandemi Covid-19, PT PLN (Persero) terus berupaya maksimal untuk menghadirkan listrik yang andal dan berkecukupan bagi para pelanggan. 

Tercatat rasio elektrifikasi nasional hingga Juli 2020 mencapai 99,1%, naik dibandingkan dengan elektrifikasi pada tahun lalu sebesar 98,89%. 

Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini, dalam rangkaian Hari Listrik Nasional (HLN) ke-75. Selain itu, lanjutnya, capaian menggembirakan juga terlihat dari wajah kelistrikan Indonesia berubah setelah banyak pembangkit listrik baru beroperasi pada 2017. Kini, PLN tidak mengalami defisit daya di seluruh sistem kelistrikan. Seluruh sistem kelistrikan berjumlah 22 sistem dalam keadaan aman dan berkecukupan. 

Secara nasional cadangan daya listrik (reserve margin) telah mencapai 30%. Dengan kata lain, pasokan daya yang dimiliki PLN berkapasitas 130% dari total kebutuhan di Tanah Air. Secara khusus, cadangan daya dapat diartikan adanya selisih antara kapasitas pembangkit existing dan beban puncak.

Kami juga tengah menggalakkan peningkatan desa berlistrik. Secara keseluruhan rasio desa berlistrik di Indonesia mencapai 99,51%. 

Kami sadar bahwa listrik adalah sektor penting untuk menggerakkkan ekonomi suatu daerah. Harapan kami dengan hadirnya listrik hingga daerah terpencil, bisa mendorong kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat. 

Di usia 75 tahun, PLN ini telah memberikan pelayanan kepada 77,5 juta pelanggan, dengan kapasitas pembangkit listrik mencapai 63.208 megawatt (MW), panjang transmisi hingga 60.349 kilometer sirkit (kms), gardu induk mencapai 146.528 megavolt ampere (MVA) dan total nilai asset PLN sebesar Rp 1.600 triliun.

Sementara itu, pengambangan renewable energy (energi baru dan terbarukan/EBT) sesuai dengan RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik) dan juga telah masuk dalam inisiatif strategis 2020—2024. Saat ini, bauran energi terbarukan kami telah mencapai 14% dan PLN masih berada di jalur untuk mencapai 23% energi terbarukan dalam 5 tahun mendatang (sampai 2025).

Ada beberapa proyek terbarukan yang masih dalam pembangunan baik yang dikembangkan swasta maupun kerja sama dengan PLN. Ada juga inisiatif yang sedang berjalan untuk mendorong pengembangan energi terbarukan lebih lanjut dengan menambah kapasitas melalui pengembangan pembangkit listrik panel, surya, angin, hidro dan panas bumi di beberapa lokasi. 

Selanjutnya terkait dengan megatrend global dalam transisi energi bersi, tentunya sesuai dengan yang kami sampaikan di atas bahwa selain memberikan kecukupan dan keandalan listrik, kami juga memberikan perhatian dalam transisi energi bersih. 

Selain menginisiasi terkait pembangunan energi baru terbarukan seperti yang tertuang dalam usulan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2020-2024. Kami juga berkomitmen penuh untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan memenuhi standard yang ditentukan kementerian Lingkungan Hidup. 

Artinya, pembangkit listrik yang ada saat ini sudah sesuai dengan baku mutu yang telah ditetapkan. Kami juga terus melakukan pengendalian kadar sulfur batubara, pengalihan bahan bakar pembangkit thermal, penggunaan teknologi rendah karbon, pemasangan CEMS (Continuous Emission Monitoring System) di semua PLTU dan juga pemasangan pengendali emisi. 

Saat ini PLN juga telah melakukan proses co-firing, yaitu pemanfaatan biomassa/sampah yang merupakan renewable energy sebagai pencampur batubara untuk bahan bakar PLTU.

Di atas adalah beberapa upaya yang kami lakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan listrik dengan tetap menjaga kebersihan lingkungan. 

Selain itu, kami juga telah menyiapkan sejumlah skema untuk memenuhi kebutuhan energi bersih masyarakat, dengan mulai melakukan pemasangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di sejumlah titik yang tersebar di Indonesia. Hal ini adalah wujud dukungan penuh kami terhadap pemanfaatan dan dalam rangka menangkap kebutuhan market akan adanya energi bersih. (Zc)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button