NEWS
Trending

Doktor Kebijakan Publik Bidang Energi Sebagai Dewan Juri IBEA 2016

Doktor Kebijakan Publik Bidang Energi Sebagai Dewan Juri IBEA 2016
Dr. Ir. Milton Pakpahan, MM. (Foto: Sapoetra Wibowo)
Listrik Indonesia | Program penghargaan Indonesia Best Electricity Awards (IBEA) 2016 yang akan segera dihelat pada 13-14 Oktober 2016, di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara Jakarta, memiliki sederet pakar di bidang kelistrikan dan energi yang di duduk sebagai dewan jurinya. Salah satunya adalah Doktor Kebijakan Publik Bidang Energi, Dr. Ir Milton Pakpahan, MM.

Dr. Ir Milton Pakpahan, MM saat ini menjabat sebagai Komisaris di PT Dirgantara Indonesia, terpilih kembali menjadi dewan juri pada program IBEA 2016 kali kedua. Sebelumnya, ia juga dipercaya sebagai dewan juri pada IBEA 2015, yang sukses diselenggarakan di Grand City Surabaya, dan menjadi ikon baru di dunia kelistrikan nasional.

Ia menyambut baik pelaksanaan IBEA 2016 ini dan mendukung penuh keberlanjutan program penghargaan best electricity ini untuk dunia kelistrikan dan energi. Menurutnya, melalui ajang penghargaan IBEA ini akan memberikan daya dorong bagi perushaan energi dan kelistrikan utuk memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan di Tanah Air, mendorong kemandirian industri kelistrikan dalam negeri dan mendukung penuh Program Indonesia Terang sesuai dengan Nawacita Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Pria kelahiran Jakarta, 2 September 1963 ini, pernah bekerja di Pertamina dan juga menjadi pengusaha di bidang engineering, energi, dan energi terbarukan, sebelum memasuki dunia politik hingga mencapai puncak karier politiknya sebagai Ketua Komisi VII DPR RI yang membidangi masalah energi, lingkungan hidup, serta riset dan teknologi. Usai mengabdi di DPR RI langsung diangkat oleh pemerintah menjadi Komisaris BUMN di PT PLN (Persero). Pada 8 Agustus lalu, Milton memperoleh gelar Doktor Kebijakan Publik dari Universitas Brawijaya Malang, dengan predikat A.

Program penghargaan IBEA, menurut Milton perlu dukungan dari semua stakeholder karena akan memperkuat  manufaktur lokal dan global untuk meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya penyediaan listrik secara berkelanjutan,mendorong efisiensi dan teknologi dalam pengembangan bisnis dan industri ketenagalistrikan. Tujuan lain yang tidak kalah penting yaitu untuk memperolah gambaran best practice dan apresiasi terhadap perusahaan yang nyata-nyata telah sukses di industri ketenagalistrikan. (DH)

Related Articles

2 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button