Trending

Dorong Pengembangan Energi Biomassa, MEBI Resmi Mendeklarasikan Diri

Dorong Pengembangan Energi Biomassa, MEBI Resmi Mendeklarasikan Diri
Listrik Indonesia| Masyarakat Energi Biomassa Indonesia (MEBI), sebagai organisasi profesional terbuka yang mewakili para pemangku kepentingan dalam pengembangan dan pemanfaatan biomassa untuk energi, secara resmi mendeklarasikan berdirinya, pada tanggal 15 Sepetember 2020, dalam acara Deklarasi dan Musyawarah Nasional (Munas) Pertama MEBI 2020, yang dilaksanakan melalui aplikasi Zoom.

Berdirinya MEBI, diprakarsai oleh Ir. Djoko Winarno, MM, IPU; Dr. Ir. Bambang Widyantoro, MM; Dr. Ir. Arief Yunan, M.Si; Ichsan Maulana, ST, MM; Dr. Ir. Saleh Abdurahman, M.Sc; Dr.-Ing. Drs. Pudji Untoro, B.Sc; Prof. Dr. Ir. Armansyah T, M.Agr; dan Ir. Untung Murdiyatmo, Ph.D. 

Selanjut, MEBI menggelar Munas Pertamanya, untuk memilih kepengurusan MEBI Periode 2020-2024, dengan membentuk Tim Formatur, yaitu dari Djoko Winarno (Ketua), Bambang Widyantoro (Wakil Ketua), Arief Yunan (Sekretaris), dan anggota yang terdiri Ichsan Maulana, Saleh Abdurahman, Pudji Untoro, Armansyah T, dan Untung Murdiyatmo. 

Dalam acara deklarasi, Djoko Winarno, salah satu pendiri MEBI menyampaikan MEBI bermaksud menghimpun potensi berbagai pihak yang terkait dan berkepentingan dengan energi terbarukan untuk mewujudkan suatu kondisi yang saling melengkapi dan bersinergi dalam upaya bangsa Indonesia membangun sistem Energi biomassa yang bermutu, handal dan efisien, serta dengan harga kompetitif yang terjangkau oleh masyarakat luas.

Djoko melanjutkan, MEBI akan berperan serta dalam pengembangan yang mendayagunakan sumber Energi biomassa secara efisien, mandiri, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan dalam menunjang pembangunan sistem energi nasional. 

“MEBI bertujuan meningkatkan pembangunan sosial dan ekonomi di daerah dalam mendukung kemajuan perekonomian bangsa, memacu pertumbuhan, kinerja dan produktivitas industri, dan pembangunan nasional secara efisien dan berkelanjutan serta meningkatkan mutu sumber daya manusia Indonesia dengan berkemampuan berfikir, keterampilan praktis dan integritas etis serta moral yang tinggi dalam kaitannya dengan pendayagunaan energi biomassa,” dia.

Berdirinya organisasi terdiri atas unsur-unsur pemerintah, Badan Usaha Milik Negara/ Daerah, swasta, perguruan tinggi, dan organisasi/asosiasi/lembaga lainnya, tidak terlepas pertimbangan para pendiri bahwa di masa yang akan datang, energi biomassa akan menjadi andalan energi terbarukan untuk mendukung ketahanan dan pemanfaatan energi nasional; energi biomasa dapat dikelola dalam skala kecil hingga besar dan mampu mendukung bio-ekonomi, ramah lingkungan untuk menurunkan emisi gas rumah kaca, dan menyejahterakan masyarakat.

“MEBI sebagai organisasi profesional terbuka yang mewakili para pemangku kepentingan dalam pengembangan dan pemanfaatan biomassa untuk energi; selalu peduli terhadap kemajuan, perkembangan, dan inovasi teknologi biomassa yang meningkatkan nilai tambah biomassa untuk energi; berikhtiar untuk menjadi organisasi profesional terdepan dalam mendukung ketahanan energi dan ekonomi nasional secara berkelanjutan,” imbuh Djoko. (TS)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button