Activity CORPORATION NEWS
Trending

Dua Direktur Rio Tinto Mundur Akibat Ledakkan Situs Aborigin

Dua Direktur Rio Tinto Mundur Akibat Ledakkan Situs Aborigin
Demontrasi protes Rio Tinto [Foto: thejournal.ie - LISTRIK INDONESIA]

Listrik Indonesia - Dua pejabat tinggi Rio Tinto, perusahaan tambang yang didirikan pada 1873, akan mengundurkan diri.

Keduanya didesak oleh investor terkait rusaknya situs bersejarah Aborigin kuno akibat aktivitas perluasan tambang di beberapa kawasan di Australia tahun lalu.

Kedua petinggi dimaksud adalah Direktur Rio Tinto Simon Thompson akan mundur setelah rapat umum tahunan mendatang dan Direktur Noneksekutif Rio Tinto Michael L'Estrange segera meletakkan jabatan pada saat yang sama.

"Saya pada akhirnya bertanggung jawab atas kegagalan yang menyebabkan peristiwa tragis ini," ujar  Thompson, kutip Reuters, Rabu, 3 Maret 2021. 

Thompson dan L'Estrange mendapat tekanan investor dan publik sejak tahun lalu. Investor dan publik berpendapat bahwa rusaknya situs bersejarah tersebut terjadi akibat kelalaian dewan perusahaan. 

Dewan Investor Superannuation Australia (ACSI) mengapresiasi perubahan dewan perusahaan. Menurutnya, mundurnya dua pemimpin perusahaan memberikan kesempatan Rio Tinto memperbarui dewannya.

"Kerusakan gua Juukan mengakibatkan kerugian budaya yang sangat besar. Pengumuman hari ini adalah langkah perusahaan membangun kembali hubungan dengan 'pemilik tradisional'," kata CEO ACSI Louise Davidson.

Rio Tinto meledakkan gua berusia 46.000 tahun di Jurang Juukan di wilayah Pilbara, Australia Barat, pada Mei 2020. Aktivitas perusahaan tambang yang berkantor pusat di London dan Melbourne ini menghancurkan salah satu peninggalan bersejarah penduduk asli Australia. (RE)



 

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button