AGENDA Renewable Energy ENERGY PRIMER
Trending

Dukung Energi Terbarukan, DEN, Bank Mandiri, Len Agra Energy Lakukan MoU

Dukung Energi Terbarukan, DEN, Bank Mandiri, Len Agra Energy Lakukan MoU

Listrik Indonesia | Meningkatnya penggunaan solar panel atau PLTS Atap disadari oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang tengah menyiapkan pembiayaan dengan skema pinjaman tanpa agunan yang murah dan dapat dicicil bagi nasabah. Nantinya, nasabah yang berminat memasang solar panel nantinya bisa membayar menggunakan kartu kredit.

Seperti diketahui, saat ini pemerintah Indonesia dan pelaku industri sejak tahun lalu terus berupaya untuk mengakselerasi pengembangan EBT di Indonesia agar bisa bersaing dengan energy fosil. Hingga akhir tahun 2020 realisasi bauran EBT di Indonesia telah mencapai 11,2 persen atau 10,6 Giga Watt (GW), dengan target 2025 sebesar 24 GW.

Guna mendukung energi terbarukan Tanah Air, Bank Mandiri melakukan kerja sama dengan PT Len Agra Energy, SKK Migas dan didukung oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral serta Dewan Energi Nasional.  Nota Kesepahaman kerja sama ini ditandatangani oleh SVP Corporate Banking 5 Bank Mandiri Midian Samosir, SVP Credit Cards Bank Mandiri Lila Noya, dan SVP Micro & Personal Loan Bank Mandiri Nurkholis M.Wahyudi dengan Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional Djoko Siswanto, Direktur Utama PT Len Agra Energy Ganda Yudha Asparaini serta disaksikan SEVP Micro & Consumer Finance Bank Mandiri Josephus Koernianto dan Direktur Strategi Bisnis & Portfolio PT Len Industri (Persero) Linus Andor Mulana Sijabat.

Dalam sambutannya, Sekjen DEN Djoko Siswanto menyampaikan, kolaborasi ini untuk mendukung komitmen pencapaian target pemanfaatan EBT sebesar 23% pada bauran energi primer nasional di tahun 2025 antara lain melalui berbagai gerakan breakthrough sebagai Agen Perubahan, salah satunya dengan memanfaatkan energi surya untuk memenuhi kebutuhan energi listrik melalui teknologi PLTS Atap. 

"Inisiasi hari ini merupakan salah satu upaya kontribusi dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian ESDM, khususnya pegawai Setjen DEN untuk percepatan energi transisi di Indonesia," imbuhnya.

Djoko mengungkap sesuai target Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), bahwa pemanfaatan sel surya untuk bangunan rumah tangga dengan memberlakukan kewajiban pemanfaatan sel surya minimum sebesar 25% dari luas atap bangunan rumah mewah, kompleks perumahan, apartemen, melalui Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

"Selain itu, pemanfaatan sel surya untuk bangunan Pemerintah, dengan memberlakukan kewajiban pemanfaatan sel surya minimum sebesar 30% dari luas atap untuk seluruh bangunan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah," tambahnya.

Implementasi ini dapat mendorong program transisi energi melalui praktek di dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebagai policy makers, namun juga sebagai praktisi dan sekaligus Agen Perubahan di bidang energi untuk Indonesia yang lebih baik lagi, pungkas Djoko.


SEVP Micro & Consumer Finance Bank Mandiri, Josephus Koernianto mengatakan, kerja sama ini diinisiasi untuk memperkuat ekosistem solar panel serta mendukung agenda pengembangan energi baru dan terbarukan di Tanah Air.

“Inisiatif strategis ini merupakan bentuk dukungan Bank Mandiri terhadap target pencapaian bauran energi nasional sebesar 23 persen pada tahun 2025,” ujar Josephus dalam keterangan tertulisnya. Selasa, (11/5).

Hal ini pun diwujudkan melalui penyusunan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) yang diimplementasikan melalui 3 (tiga) pilar strategis yaitu sustainable banking, sustainable operations dan sustainable corporate social responsibility and financial inclusion.

Adapun, salah satu inisiatif dalam pilar sustainable banking adalah pembiayaan kepada sektor-sektor berkelanjutan seperti Energi Baru Terbarukan. Pembiayaan tersebut dapat disalurkan kepada korporasi ataupun masyarakat retail.

“Dan salah satu opsi percepatan target bauran tersebut adalah optimalisasi pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya sebagai sumber energi baru terbarukan,” ujarnya.

Josephus juga berharap pihaknya dapat terus mendukung program pemerintah untuk menggali dan memanfaatkan potensi Energi Baru dan Terbarukan yang cukup besar di Indonesia serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals.


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button