NEWS
Trending

Dwi Soejipto: Dorong Penggunaan Kandungan Dalam Negeri

Dwi Soejipto: Dorong Penggunaan Kandungan Dalam Negeri
Listrik Indonesia | PT Pertamina (Persero) menekankan pada pembangunan proyek yang sedang berlangsung agar menggunakan produk dalam negeri. Hal tersebut dilakukan guna memperkuat dan meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN)

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Dwi Soetjipto mengungkapkan, pertamina terus memonitor pembangunan proyek dengan menggunakan komponen-komponen yang dipasok dari dalam negeri.

Ia mengakui saat ini masih ada beberapa komponen yang diimpor. Namun yang perlu ditekankan bahwa dalam proses konstruksi, saat ini sudah 100% dilakukan dalam negeri.

"Kalau komponen itu tidak bisa di sini, baru dari luar negeri. Terakhir yang kami impor hanya roda gigi besar dan boiler. Tapi kalau konstruksi harus 100% dalam negeri dan tidak boleh dari luar," ujar Dwi, di Jakarta, Sabtu malam (19/11).

Ia menuturkan, teknologi Indonesia saat ini masih kalah bersaing dengan negara maju. Hal inilah yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah ke depan.

"Kita memang menyadari, kita di dalam pengetahuan dan teknologi masih kalah. Tapi untuk daya saing jangka panjang yang penting adalah dibangun dengan penguasaan teknologi," terangnya.

Ia mencontohkan, misalnya, dalam pembangunan kilang di Balikpapan, Kalimantan Timur, telah mulai didorong untuk pemanfaatan TKDN -nya.

"Kalau bangun kilang itu dengan proyek besar pasti EPC-nya dari luar negeri yang dapat. Untuk itu kita akali biar lokal kontennya lebih banyak. Saya pakai sistem swakelola," paparnya.

Ia mengaku pernah menerapkan sistem seperti ini saat dirinya menjabat sebagai Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Sistem Swakelola yang ia terapkan, yakni pembangunan yang dilakukan dengan cara proyek kilang dibagi ke dalam beberapa bagian.

Dengan sistem tersebut, proyek senilai Rp65 triliun ini dibagi menjadi enam bagian. "Hasilnya, perusahaan dalam negeri yang berpartisipasi cukup banyak, sehingga kandungan dalam negeri akan terdorong lebih banyak," bebernya.

"Jadi, jangan harap proyek yang lokal kontennya kecil itu akan dikunjungi Presiden," tandasnya. (GF)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button