NEWS
Trending

EBT Kurang Sepuluh Persen Lagi

EBT Kurang Sepuluh Persen Lagi
Listrik Indonesia | Perkembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam pembangunan energi dan ketenagalistrikan di Tanah Air menunjukkan kemajuan yang signifikan. Dari target 23%, hingga kini EBT telah mencapai 13%.

Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Rida Mulyana, pada Forum Energy Talk di Gedung Energi, Jakarta, Selasa (6/3) menerangkan, kendati pemerintah hanya memberi porsi 23% dalam program 35.000 MW, tetapi EBT telah menjadi komitmen dan fokus pemerintah. 

Lebih lanjut Rida menjelaskan, perkembangan EBT hingga 2018 mencapai 13%. Artinya, hingga 2025, EBT masih kurang hanya 10% lagi. Percepatan pembangunan pembangkit listrik terus dikebut, seperti PLTB Sidrap yang sudah mulai beroperasi dan PLTA Cirata sebagai pembangkit listrik terbesar di Asia Tenggara kini tengah dikerjakan.

"Kalau dari EBT untuk mempercepat pencapaian 23% yang diutamakan dulu dari geothermal,  lalu hydro, biomassa, angin, dan surya," terangnya.

Sementara, Menteri ESDM  Ignasius Jonan, menambah target rasio elektrifikasi pada akhir tahun 2019. Sebelumnya, rasio elektrifikasi hingga 2019 dipatok 97%, melalui evaluasi pemerintah menambahkan target menjadi 99,9% di akhir 2019.

"Kalau lihat kinerja Pemerintah dan PLN, saya yakin di akhir 2019 rasio elektrifikasi kita melebihi 97%, oleh karenanya kami berani mematok 99,9% untuk rasio elektrifikasi di akhir tahun 2019," pungkas Dirjen Rida Mulyana. (GC)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button