NEWS
Trending

Efek Corona Mengancam Investasi EBT

Efek Corona Mengancam Investasi EBT

Listrik Indonesia | Pemerintah tampaknya masih optimistis dengan taget pencapaian investasi energi baru dan terbarukan (EBT) dan tak akan terganggu dengan sentimen penyebaran virus corona (Covid-19).

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM), sejauh ini masih optimistis target investasi EBT sebesar US$ 20 miliar atau sekitar Rp280 triliun sampai dengan 2024, masih bisa dicapai. Dengan demikian,  tidak ada rencana pemerintah mengevaluasi target investasi tersebut.

Menurut Direktur Aneka Energi Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Harris, bisnis energi baru terbarukan merupakan bisnis jangka panjang sehingga tak terdampak sentimen virus corona.

Kendati demikian, Siti Ismah, Analis dari Sidev Institute, kepada Listrik Indonesia, mengatakan, saat ini  dengan kondisi virus Corona yang sudah menyebar ke seluruh dunia, bahkan WHO sudah menyatakan sebagai Pandemi, sudah pasti akan berdampak sangat signifikan  terhadap semua sektor, termasuk di sektor Energy, termasuk EBT.

Saya pribadi, kok pesimis rasanya, untuk mencapai 20 Milyar USD target tahun 2024. Terkait dengan Corona, ibarat bisul, outbreak puncaknya diperkirakan April , setelah itu akan kembali normal lagi, dengan catatan masyarakat patuh dan  disiplin. Tanpa wabah Corona saja , Indonesia menghadapi challenge yang  cukup sulit untuk mencari investor, kecuali dibarengi dengan industri - industri yang akan memanfaatkan energi listrik,” ungkap Ismah.

Dia mengatakan,  kalau dunia, semua negara secara serentak melakukan mitigasi untuk mencegah  meluasnya wabah dengan serius  sistematis dan disiplin , pasti bisa dilokalisasi , sehingga dampak negatif bisa ditekan. (AB)

 


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button