NEWS
Trending

Ekonomi Kampung Pelag Moncer Berkat CSR Indonesia Power 

Ekonomi Kampung Pelag Moncer Berkat CSR Indonesia Power 
Listrik Indonesia | Garut - Kampung Pelag Indonesia Power Kamojang POMU bersama mitra binaan Kampung Pelag melakukan budidaya kopi java preanger melalui Kelompok Tani Sinergi Jaya dg memanfaatkan lahan seluas 35,7 hektar serta lahan milik Perhutani seluas 42,60 hektar ini telah mampu menghasilkan 1,2 ton kopi untuk kisaran total hasil per panen.

Kopi yg dikembangkan ini termasuk Kopi Arabica Java Preanger, merupakan jenis kopi yang langka karena hanya terdapat di Kampung Pelag yang terletak di ketinggian 1300 mdpl dan merupakan komoditi endemik masyarakat Pelag. Kopi dengan jenis arabica ini belum memiliki varietas khusus & sedang diteliti oleh BALITRI (balai peneliti tanaman industri & penyegar), akan didaftarkan sebagai varietas khusus Pelag.

Program Indonesia Power Kamojang POMU untuk membentuk Kampung Pelag mandiri sudah dimulai sejak tahun 2011 hingga saat ini. Kampung yg terletak di desa Sukalila, kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut ini dikembangkan melalui program CSR yg terencana dan berkesinambungan.

Kopi priangan menjadi salah satu varietas andalan warga Kampung Pelag, Desa Sukarilah, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, dalam mengais rezeki dan meningkatkan taraf ekonomi mereka.

Istilah Pelagio merupakan varietas kopi yang ditanamkampung Pelag kabupaten Garut Indonesia 
Varietas kopi yang dinamai Pelagio itu cukup diminati para pencinta kopi di Garut dan tanah air, bahkan sudah mulai dijadikan sebagai oleh oleh bagi tamu yang berkunjung di kantor Indonesia.
Indonesia Power yang merupakan Anak Perusahaan PLN sejak 2012 telah memberikan pembinaan bagi sekitar 80 petani kopi yang semula petani memetik dan menjual dalam bentuk green bean masih sekitar lima ribu rupiah.

Namun setelah dibina melalui program CSR dengan segala bentuk bantuanya saat ini sudah bisa menjual dalam kemasan roaster dengan harga mencapai Rp 600.000 per kg .
Animo masyarakat mulai bergairah untuk merawat menanam kembali kopi Pelagio mengingat bisa bisa meningkatkan taraf hidup warga. (DH)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button