NEWS
Trending

Garap Pembangkit 14 Ribu MW, PJB Inves Rp 25 T

Garap Pembangkit 14 Ribu MW, PJB Inves Rp 25 T
Listrik Indonesia, Surabaya | Sejalan dengan program pemerintah proyek kelistrikan 35 ribu Megawatt (MW), PT Pembangkit Jawa-Bali (PJB) akan menginvestasi dana sekitar Rp 25 triliun, dalam 5-6 tahun untuk membangun pembangkit listrik mencapai 14.000 MW.

Menurut Direktur Utama PJB Iwan Agung Firstantara, mega proyek pembangkit 35.000 MW tersebut diperkirakan menelan investasi mencapai Rp 1. 200 triliun. Dalam pengerjaannya tidak hanya dilakukan oleh PLN ataupun PJB, tetapi pihak swasta juga akan menggarapnya.

"Investasi proyek 35.000 MW ini akan dilakukan secara bertahap dengan menggunakan dana internal dan pinjaman bank," ungkap Iwan, usai menghadiri 'BUMN Marketeers Club' Surabaya, Rabu (28/9).

Ia mengatakan, saat ini PJB telah mengelola 14.000 MW, sebanyak 7.000 MW merupakan pembangkit milik sendiri sedangkan 7.000 MW lainnya adalah PLTU lain yang dioperasikan oleh PJB.

"Jadi nanti kami akan mengelola 28.000 MW atau dua kali lipat dari yang sekarang. Hanya saja, dari 14.000 MW tambahan itu, sebanyak 7.000 MW-nya adalah pembangkit sendiri, sisanya kami operasikan pembangkit lain," bebernya.

Untuk menghadapi proyek 35.000 MW, lanjutnya, PJB sedang menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten. Sampai saat ini, PJB mempekerjakan lebih dari 2.772 karyawan, akan tetapi, dengan bertambahnya proyek maka bakal dibutuhkan lebih banyak tenaga kerja.

"Tantangan proyek 35.000 MW ini sangat besar terutama dari sisi SDM-nya. Untuk itu mulai tahun ini kami fokus kepada pengembangan people," katanya.

Iwan menjelaskan, pada Maret tahun depan, pihaknya sudah melakukan perubahan organisasi atau perubahan struktur jabatan secara signifikan. Selain itu, lanjutnya, untuk menyiapkan tenaga kerja yang andal, PJB juga banyak menjalin kerja sama dengan universitas dan sekolah-sekolah teknik mesin dan kelistrikan.

Salah satu kerja sama yang dilakukan PJB yakni membuka kelas pendidikan S2 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kelas tersebut disiapkan untuk sekitar 25 karyawan PJB yang berada di Surabaya dan Jakarta.

"Kebutuhan pegawai yang kompeten ini sangat banyak, sehingga kami melakukan kerja sama dengan dunia pendidikan. Kami juga menyiapkan tenaga kerja lulusan teknik PLN yang juga mulai dilatih sejak semester 4, agar saat lulus sudah siap bekerja dan diangkat pegawai, " pungkas Iwan. (GF)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button