Garuda Indonesia Komit Target Net Zero Emission

Garuda Indonesia Komit Target Net Zero Emission

Listrik Indonesia| Garuda Indonesia terus membuktikan komitmennya untuk mengurangi emisi karbon. Salah satunya dengan meggandeng Jejakin gelar program kolaborasi Carbon Offsetting.

Melalui inisiatif ini, Garuda Indonesia memperkenalkan program pelestarian lingkungan berbasis konversi poin GarudaMiles yang dapat diakses oleh pengguna jasa Garuda Indonesia melalui program redemption GarudaMiles "Ayo Jaga Bumi Kita Bersama". Langkah ini yang turut diperkuat melalui program employee engagement untuk internal Garuda Indonesia Group.

Garuda Indonesia bersama seluruh lini anak usahanya, terus mengoptimalkan komitmennya dalam mendukung upaya konservasi lingkungan secara berkelanjutan guna menekan emisi karbon. Komitmen tersebut yang salah satunya dilaksanakan melalui kolaborasi program sustainability development bersama Jejakin, perusahaan startup Indonesia penyedia solusi berbasis Artificial Intelligent (AI) dan Internet of Things (IoT) untuk pelaksanaan program lingkungan secara menyeluruh.

Melalui kolaborasi bersama Jejakin, Garuda Indonesia akan menjalankan berbagai inisiatif berkelanjutan dalam memanifestasikan komitmen perusahaan dalam mendukung pengurangan emisi karbon di Indonesia. Hal ini tidak hanya dilakukan melalui berbagai program konservasi lingkungan yang dijalankan Garuda Indonesia, namun juga turut mendorong keterlibatan aktif pengguna jasa Garuda Indonesia melalui inisiatif program konversi GarudaMiles "Ayo Jaga Bumi Kita Bersama".

Pada tahap awal, melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan, Garuda Indonesia beserta dukungan anak usahanya menjalin kolaborasi program Mangrove Planting bersama Jejakin yang dilaksanakan di kawasan Taman Wisata Pantai Indah Kapuk, Jakarta, beberpa hari lalu.

Adapun program Mangrove Planting ini diawali dengan penanaman 3.000 bibit yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2023. Secara keseluruhan, jumlah bibit pohon mangrove yang akan ditanam di tahun 2023 tersebut setara dengan pengurangan karbon sebesar 286,800 kgCO2e. Kontribusi ini dapat memulihkan ekosistem hutan mangrove di Jakarta, dengan mengurangi bencana intrusi air laut, banjir rob, serta meminimalisisr kerusakan habitat di sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan bahwa program penanaman bibit pohon mangrove ini merupakan wujud komitmen Garuda Indonesia Group untuk berkontribusi secara aktif dalam mendukung upaya pemerintah yang menargetkan net-zero emission di Indonesia pada tahun 2060 mendatang.

"Indonesia, dengan sekitar 120 juta hektar lahan hutannya, berpotensi menghasilkan 28 miliar ton kredit karbon per tahun. Ini menjadi kesempatan yang baik bagi Indonesia khususnya transportasi udara untuk menjadi lead sector di bidang ekonomi hijau yang berkelanjutan," jelas Irfan dalam pernyataan tertulis yang diterima Listrik Indonesia.com.

  1. menyadari bahwa sebagai bagian dari ekosistem industri penerbangan tentunya tidak dapat terlepas dari emisi yang dihasilkan dari lini operasional kami. Untuk itu, inisiasi penanaman bibit pohon mangrove yang dilakukan oleh Garuda Indonesia Group ini kami harap dapat menjadi salah satu platform yang menghadirkan dampak signifikan terhadap upaya pelestarian lingkungan yang direpresentasikan melalui misi kolaborasi program dekarbonisasi dari sektor transportasi udara," ungkap Irfan.

Garuda Indonesia saat ini telah melaksanakan berbagai green efforts baik dalam lini operasional penerbangan seperti optimalisasi penggunaan GPU, implementasi gaya hidup hijau dalam lingkungan internal Garuda Indonesia yang salah satunya dengan melaksanakan penghematan listrik dan air perkantoran, serta kedepannya partisipasi penanaman pohon mangrove berdasarkan konversi dari emisi karbon yang dihasilkan pada aktivitas pekerjaan sehari-hari.

 

 

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

Berita Lainnya

Index