NEWS
Trending

Hingga September, Konsumsi Listrik Capai 179,82 TWh

Hingga September, Konsumsi Listrik Capai 179,82 TWh
Konsumsi listrik dari Januari-September 2020 naik 0,61% (foto: net)

Listrik Indonesia | Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengungkapkan konsumsi listrik di tanah air tercatat mencapai 179,82 terawatt hour (TWh). Angka ini merupakan laporan hingga September 2020 dan lebih tinggi 0,61 persen dari periode sebelumnya.

 

“Data penjualan listrik ini tidak terlepas dari adanya pandemi covid-19 yang masih terjadi di Tanah Air.Overall kita masih tumbuh 0,6 persen dari normalnya bertambah 4,5 persen setiap tahunnya," ujar Rida dalam webinar, Kemarin.

 

Tahun lalu, periode yang sama konsumsi listrik hanya mencapai 1778,72 TWh. Dia mengatakan, tipisnya pertumbuhan konsumsi listrik karena dua sektor mengalami penurunan penggunaan listrik yakni pelanggan bisnis dan industri.
 

Konsumsi pelanggan bisnis komersial terkoreksi 7,85 persen dari 32,55 TWh di Januari-September 2019 menjadi 30,10 TWh pada periode yang sama tahun ini. Sementara konsumsi listrik pelanggan industri turun 7,8 persen dari 54,9 TWh menjadi 52,45 TWh.

Sementara untuk pelanggan rumah tangga justru mengalami peningkatan sejalan dengan berbagai kegiatan seperti bekerja, belajar, dan beribadah yang saat ini harus dilakukan dari rumah. Hingga September, konsumsi listrik rumah tangga tercatat mencapai 83,84 TWh atau tumbuh 10,47 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar 75,9 TWh.

Namun, pihaknya berharap konsumsi listrik akan membaik seiring kebijakan pemerintah untuk perlahan membuka pembatasan mobilitas.

Direktur Niaga & Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan, konsumsi listrik dari Januari-September 2020 naik 0,61% bila dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019 (year on year/ YoY). Pertumbuhan in katanya, menunjukkan adanya perbaikan kegiatan perekonomian di masyarakat.

“Peningkatan penjualan listrik terlihat sejak Juli 2020 di mana sejak Juli hingga September penjualan listrik terus mengalami kenaikan setiap bulannya. Hal ini seiring dengan dilonggarkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan memasuki kondisi normal baru. Bahkan, penjualan listrik pada September naik sampai 2,16% bila dibandingkan dengan September 2019,” jelasnya. (pin)


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button