Waste to Energy ENVIRO NEWS POWER TECH
Trending

Indonesia Power Buka Peluang Implementasi TOSS di PLTU Suralaya

Indonesia Power Buka Peluang Implementasi TOSS di PLTU Suralaya
Direktur Utama PT Indonesia Power M. Ahsin Sidqi
Listrik Indonesia | PT Indonesia Power (IP) telah melakukan uji coba co-firing di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan pellet bio mass di pembangkitnya. Kali ini, IP membuka peluang melakukan hal serupa di PLTU Suralaya dengan metoda TOSS (Tempat Olah Sampah di Sumbernya).

Direktur Utama PT Indonesia power, M. Ahsin Sidqi mengatakan, sebelumnya dilakukan uji coba co-firing pertama kali di PLTU Jeranjang pada Desember 2019 dan akan dilanjutkan di lima PLTU lainnya.

"Kita membuka peluang implementasi TOSS ini di PLTU Suralaya," ujarnya dalam acara implementasi TOSS secara virtual. Minggu, (10/1).

Rencananya implementasi TOSS ini akan dilaksanakan di lima PLTU lainnya secara berturut yaitu di PLTU Suralaya, PLTU Pelabuhan Ratu, PLTU Adipala, PLTU Suralaya 8, dan PLTU Labuan.

Adapun bahan bakar substitusi yang digunakan adalah pellet Solid Recovered Fuel (SRF) atau Refused Derived Fuel (RDF). Kedua jenis pellet itu dihasilkan dari pengolahan limbah domestik maupun limbah komersial yang keduanya bisa digunakan untuk co-firing pada PLTU tipe stoker, Circulating Fluidizing Bed (CFB), maupun pulverized coal (PC) boiler.

Selain itu, pellet dapat pula digunakan untuk gasifier. “Solusi energi kedepan ialah waste to energy, kami berterima kasih kepada para penggagas yang telah gigih memperjuangakan.

Adapun penggagas motode TOSS ini adalah Djatnika Sundadjaya yang dikembangkan dan dikaji lebih lanjut oleh Supriadi Legino dan Arief Noerhidayat. Selanjutnya dilaksanakan oleh PT Comesttoarra. (Cr)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button