NEWS
Trending

Ini Hasil Rapat Dengar Pendapat DPR dengan PLN

Ini Hasil Rapat Dengar Pendapat DPR dengan PLN
Listrik Indonesia | Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT PLN (Persero) pada Selasa, 29 Agustus 2017. Yang menjadi pokok pembahasan utama dalam RDP tersebut yakni evaluasi anak usaha perusahaan setrum negara.

Rapat tersebut berlangsung sekitar lima jam, dimulai dari pukul 14.00 WIB - 19.00 WIB. Rapat tersebut menghasilkan kesepakatan bersama antara Komisi VII DPR dengan PLN yaitu:

Pertama, Komisi VII DPR RI meminta Direktur Utama PLN untuk menyampaikan laporan keuangan audit PLN beserta anak perusahaannya dari mulai tahun 2014, 2015 dan 2016 untuk pendalaman lebih lanjut di panja (panitia kerja) listrik dan disampaikan ke Komisi VII DPR RI paling lambat tanggal 7 September 2017.

Kedua, Komisi VII DPR RI meminta Direktur Utama PLN untuk membuat kajian terhadap peran PT PLNBB (PLN Batubara) untuk meningkatkan efesiensi BPP (biaya pokok produksi) PLN serta menjamin ketersediaan pasokan batu bara para pembangkit PT PLN dan disampaikan pada komisi VII DPR RI pada tanggal 7 September 2017.

Ketiga, Komisi VII DPR RI meminta Direktur Utama PLN untuk memastikan penyelesaian PPA (Power Purchase Agreement) minimal 3 PLTU mulut tambang yang prioritas di wilayah Sumatera (PLTU MT Jambi tahap 1) dan Kalimantan (PLTU MT Kalselteng 3 dan Kaltim 5) dalam bulan September 2017, mengingat telah terjadi tiga kali penundaan penyelesaian PPA.

Keempat, Komisi VII DPR RI meminta Direktur Utama PLN menyampaikan jawaban tertulis atas seluruh pertanyaan anggota Komisi VII DPR RI dan disampaikan paling lambat tanggal 7 September 2017. (RG)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button