NEWS
Trending

Ini Langkah PLN Hadapi Banjir

Ini Langkah PLN Hadapi Banjir
Aries Dwianto, Manajer Komunikasi, Hukum, dan Administrasi PLN Disjaya.
Listrik Indonesia | Memasuki musim penghujan PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya (Disjaya), melakukan langkah antisipasi terhadap jaringan transmisi dan distribusi serta gardu induk yang rawan terendam air dan melalukan peninggian di beberapa Gardu Induk (GI).

"Antisipasi keandalan pasokan listrik untuk menunjang rumah-rumah pompa utama yang dibangun Pemerintah DKI Jakarta, seperti di Gedung Pompa Cideng, Waduk Pluit, Rumah Pompa Pasar Ikan, dan Pompa Air Ancol Barat Martadinata, Pompa Lodan, dan Waduk Setiabudi," ungkap Aries Dwianto, Manajer Komunikasi, Hukum, dan Administrasi PLN Distribusi Jakarta Raya, kepada media di Jakarta, (08/12).

Pihaknya juga telah melakukan koordinasi kepada Pemda DKI Jakarta, agar rumah-rumah pompa tersebut dapat berfungsi dengan baik saat banjir datang, sehingga proses pemulihan banjir dan pasokan listrik dapat dilaksakan dengan cepat.

Kehandalan pasokan jaringan listrik Rumah-rumah Pompa ini sekarang diperkuat dengan pemasangan Automatic Change Over (ACO) di gardu distribusi dalam jaringan listrik tersebut. ACO ini berfungsi untuk penggantian pasokan daya listrik secara otomatis jika pasokan utama mengalami gangguan saat terkena banjir sehingga air tidak dapat mengalir sampai ke gardu distribusi tersebut. Perkuatan kedua adalah dilengkapi fasilitas remote yang dapat di operasikan dari Distribution Control Center. Selain itu, PLN Distribusi Jakarta Raya juga melakukan upaya-upaya peninggian 252 gardu distribusi.

"Perkuatan Kehandalan pasokan rumah-rumah pompa ini antisipasi ganda dari PLN untuk mendukung program penaggulangan banjir pemerintah provinsi DKI Jakarta, supaya proses penanganan dan pemulihan banjir dapat cepat diatasi. Selain itu ini merupakan alternatif bagi pasokan energi stasiun pompa sehingga stasiun pompa bisa terus beroperasi untuk menyalurkan air agar tidak meluap dan menimbulkan banjir," papar Aries.

"Dengan dilakukannya peninggian gardu distribusi ini diharapkan dapat mengurangi tingkat pemadaman akibat instalasi yang terganggu akibat banjir," sambungnya.

Ia mengungkapkan, ada beberapa kondisi yang mengharuskan PLN memadamkan aliran listrik demi keamanan pelanggan. Pertama, apabila wilayah perumahan pelanggan tergenang air. Kedua, apabila Gardu dan perumahan pelanggan tergenang air.

"PLN akan menormalkan listrik kembali apabila instalasi di sisi PLN maupun pelanggan sudah benar-benar kering dan siap. Lalu Kami akan melakukan pembersihan dan revisi terlebih dahulu pada Gardu  sebelum dinyalakan," bebernya.

Lebih jauh ia mengatakan, pihaknya menghimbau kepada pelanggan untuk memastikan semua peralatan elektronik maupun instalasi dalam keadaan kering, jangan sampai air masih menempel. "Jadi, setelah air surut tidak serta merta listrik akan menyala, perlu waktu untuk memastikan semua siap. Hal ini demi keamanan dan keselamatan pelanggan itu sendiri," tandasnya.

Adapun informasi pemadaman, baik akibat banjir, pemeliharaan, ataupun gangguan juga dapat diakses melalui http://pelita.plnjaya.co.id/pelita/.

PLN Disjaya juga menghimbau agar para pelanggan dapat berhati-hati terhadap oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dengan mengatasnamakan petugas PLN dan melakukan pungutan liar.

Untuk info lebih lanjut mohon menghubungi Contact Center PLN yaitu melalui telepon di (021) 123, website www.pln.co.id, email pln123@pln.co.id, Facebook PLN 123, dan Twitter @pln_123.  (RG)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button