ENERGY PRIMER
Trending

Iran Tutup Sementara Satu-satunya Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Iran Tutup Sementara Satu-satunya Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Listrik Indonesia | Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) satu-satunya Iran, Bushehr, tiba-tiba ditutup selama tiga hingga empat hari. Penutupan itu diumumkan Badan Energi Atom Iran lewat sebuah pernyataan.

"Menyusul kesalahan teknis di pembangkit listrik Bushehr, dan setelah pemberitahuan satu hari kepada kementerian energi, pembangkit itu ditutup sementara dan jaringan listrik dicabut," kata Badan Energi Atom Iran di situsnya pada Minggu (20/6) dini hari dikutip dari AFP.

Pejabat dari perusahaan energi listrik negara, Gholamali Rakhshanimehr, mengatakan penutupan PLTN Bushehr dimulai pada hari Sabtu dan akan berlangsung selama tiga hingga empat hari.

Dia mengatakan bahwa pemadaman listrik bisa terjadi. Dia tidak merinci, tetapi ini merupakan penutupan darurat. "Pabrik ditutup pada hari Sabtu untuk perbaikan teknis yang akan berlanjut selama beberapa hari," katanya, seperti dikutip Russia Today, Senin (21/6/2021).

Pembangkit itu mulai beroperasi pada 2011 dengan bantuan dari Rusia. Iran diharuskan mengirim kembali batang bahan bakar bekas dari reaktor itu ke Rusia sebagai langkah pencegahan proliferasi nuklir.

Pada Maret lalu, pejabat nuklir Iran Mahmoud Jafari mengatakan PLTN itu dapat berhenti beroperasi karena Teheran tidak dapat memperoleh suku cadang dan peralatan dari Rusia karena sanksi perbankan yang diberlakukan oleh Amerika Serikat pada 2018.

Pembangkit Bushehr menggunakan uranium yang diproduksi di Rusia, dan dipantau oleh Badan Energi Atom Internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa, IAEA. IAEA sendiri mengakui telah mengetahui laporan tentang penutupan ini, tetapi menolak berkomentar.

 


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button