NEWS
Trending

Israel Memadamkan Listrik Akibat Tunggakan

Israel Memadamkan Listrik Akibat Tunggakan
Listrik Indonesia |  Akibat tunggakan utang perusahaan listrik Palestina sebesar US$ 591 juta yang belum dibayar kepada Perusahaan listrik milik Pemerintah Israel, Israel Electric Corp (IEC). Akhirnya IEC memutuskan aliran listrik ke beberapa kota di Tepi Barat yang diduduki.

Pemadaman listrik dilakukan IEC secara bertahap. Dimulai dengan durasi tiga jam pada Ahad (15/12) lalu. Pemutusan aliran listrik akan terus dilakukan dengan cara yang masuk akal dan proporsional. Ketua Perusahaan Listrik Distrik Yerusalem (JDECO) Hisyam Omari mengungkapkan pemadaman listrik turut terjadi di kota Ramallah dan Betlehem. Setidaknya 130 ribu orang terdampak pemadaman tersebut.

 "Ketika Anda tak memiliki listrik, tidak ada kehidupan. Anda menghentikan kehidupan, Anda berhenti bekerja, Anda merasakan musim dingin, selama tiga jam," ujar Omari pada Rabu, (18/12).

Diketahui JDECO membeli listrik dari IEC. Mereka kemudian menjualnya kepada para pelanggan di Tepi Barat. JDECO memang tak memiliki pembangkit listrik sendiri. Sebesar 95 persen pasokan listriknya bergantung pada Israel. Akibat utang sebesar US$ 591 juta, pihak IEC akhirnya memadamkan listrik di wilayah tersebut.

Omari mengatakan sedang berusaha meminjam uang sebesar US$ 43,25 juta kepada sebuah bank Palestina. Dia mengungkapkan saat ini Otoritas Palestina sedang bernegosiasi dengan Israel untuk menjadwal ulang pembayaran utang JDECO dan mengakhiri pemadaman listrik. Mereka berupaya mengurangi ketergantungan pasokan energi dari Israel, dan Palestina berencana membangun pembangkit listriknya sendiri. (CR)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button