Brand CORPORATION NEWS
Trending

Jejak Awal Penugasan Geo Dipa Manfaatkan Potensi Panas Bumi

Jejak Awal Penugasan Geo Dipa Manfaatkan Potensi Panas Bumi
Komitmen SDM PT Geo Dipa Energi (Persero) [Foto: geodipa.co.id - LISTRIK INDONESIA]

Listrik Indonesia - Seruas perjalanan awal PT Geo Dipa Energi (Persero), agar publik makin mengenal Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang fokus mengupayakan kekayaan geothermal Indonesia sepenuhnya menjadi tenaga listrik. Semakin kenal, tambah sayang.

Semula, Geo Dipa didirikan oleh PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero). Modal dasarya sebesar Rp662.001.170.000, yang berasal dari PLN sebesar Rp218.475.570.000 (33,33 persen) dan Pertamina Rp443.525.600 (66,67 persen). 

Joint development agreement antara Pertamina dengan PLN pada 2002 untuk mengelola aset negara berupa pembangkit listrik (power plant) eks kerja sama PLN dengan HCE-PPL proyek Dieng-Patuha.

Selanjutnya, Pertamina menghibahkan seluruh sahamnya di Geo Dipa kepada pemerintah. Geo Dipa menjadi BUMN baru. Akta hibah ditandatangani Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan dan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Hadiyanto, mewakili pemerintah. 

Penghibahan aset Pertamina bagian penting strategi mengembangkan energi panas bumi dalam rangka mendukung penyediaan listrik oleh pemerintah --melalui pembentukan BUMN yang secara khusus menangani energi panas bumi atau geothermal. 

BACA JUGA: BUMN Geo Dipa Energi, Apa Kabar?

Cakupan kegiatan GEO Dipa mulai tahap eksplorasi, eksploitasi, pembangunan sarana pembangkit (power plant) hingga menyalurkan hasil olahan panas bumi berupa energi listrik ke jaringan transmisi listrik.

Pem-BUMN-an Geo Dipa mengemuka dalam kunjungan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla ke Dieng-Patuha pada 31 Maret 2009. Wapres yang lebih sering disapa JK memberi arahan agar Bantuan Pemerintah Yang Belum Ditetapkan Statusnya (BPYBDS) di Dieng dan Patuha dijadikan Penyertaan Modal Negara (PMN) pada Geo Dipa. 

Bagi Pertamina, urai Karen Agustiawan pada acara penandatanganan akta hibah tersebut, partisipasinya dalam pembentukan BUMN baru Deo Dipa merupakan wujud komitmen Pertamina mendukung pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT). 



Ruas Perjalanan

2002
Didirikan sebagai Perusahaan Patungan (joint venture) Pertamina dan PLN untuk mengelola lapangan panas bumi Dieng dan Patuha. Mengoperasikan PLTP Dieng unit 1 (60 MW).

2004
Perjanjian jual-beli tenaga listrik dengan PLN untuk Area Dieng dan Area Patuha masing-masing 400 MW yang dituangkan dalam bentuk Energy Sales Contract (ESC).

2006
Geo Dipa mendapat hak pengelolaan Wilayah Kuasa Pertambangan (WKP) Area Dieng dan Area Patuha terhitung sejak 4 September 2002.

2011
Geo Dipa ditetapkan sebagai BUMN melalui PP No. 62/2011.

2012
Geo Dipa mendapat penegasan sebagai pengelola WKP Dataran Tinggi Dieng, terhitung mulai 1 Januari 2007 melalui Peraturan Menteri ESDM No. 2192.K/30/ MEM/2014.

BACA JUGA: PLTA Dinorwig, Pembangkit di Perut Gunung Andalan Inggris Raya

2014
Mengoperasikan PLTP Patuha unit 1 (60 MW). Mendapat penegasan sebagai pengelolaan secara penuh area Patuha terhitung mulai? Januari 2007 melalui Peraturan Menteri ESDM? No. 2192.K/30/ MEM/2014.



Visi

Menjadi Perusahaan Energi Geothermal yang andal dan terpercaya melalui Insan Geodipa, Keunggulan Operasional dan Pertumbuhan yang Berkesinambungan.


Misi

Fokus pada pertumbuhan Perusahaan yang cepat dan berkesinambungan dalam mencapai tujuan bisnis.

Mengoptimalkan produktivitas melalui operasional yang unggul dan Total Quality Management (“TQM”).

Menyediakan lingkungan yang terbaik untuk berprestasi sebagai profesional dan menjadi Insan Geo Dipa yang unggul.

Turut mendukung Program Pemerintah dalam penyediaan listrik tenaga panas bumi yang aman dan ramah lingkungan.



Nilai-nilai Perusahaan

L I G H T = Learning (Pembelajar) – Integrity (Integritas) – Goal Oriented (Berorientasi pada Hasil) – Honour (Saling Menghormati) – Teamwork (Kerja Sama). (RE)


 

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button