Event AGENDA Renewable Energy ENERGY PRIMER NEWS
Trending

Jokowi Alokasi APBN Untuk Tutupi Selisih Tarif EBT

Jokowi Alokasi APBN Untuk Tutupi Selisih Tarif EBT
Direktur Aneka Energi Direktorat Jenderal EBT dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Harris Yahya mengaku sedang menggodok Perpres tarif EBT.

Listrik Indonesia | Presiden Joko Widodo akan mengalokasikan anggaran pendapatan dan belanja nasional (APBN) untuk menutupi selisih tarif energi baru terbarukan (EBT). Saat ini, rancangan Peraturan Presiden (Perpres) terkait tarif EBT ini masih digodok seiring disahkannya UU Cipta Kerja kemarin.

"Dalam rancangan Perpres ini ada biaya penggantian untuk menutup selisih antara harga yang ada di dalam Perpres nanti dengan BPP PLN. BPP itu lebih rendah dengan harga yang ada dalam Perpres ini. Itu nanti akan ditutup dengan APBN," ujar Direktur Aneka Energi Direktorat Jenderal EBT dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Harris Yahya, dalam Launching Virtual The 9th Indo EBTKE ConEx 2020, Jumat (9/10).

Menurutnya, dalam rancangan Perpres itu ada tiga mekanisme harga yang akan ditetapkan. Yakni, Feed in Tarif untuk EBT dengan kapasitas hingga 5MW. Lalu ada harga patokan tertinggi untuk EBT dengan kapasitas di atas 5 MW, dan ada beberapa jenis energi yang nanti dilakukan secara bilateral.

"Itu sebenarnya hanya salah satu insentif yang diberikan, yang lainnya ada faktor geografis. Ada mesin yang sama, kapasitas yang sama, misalnya Jawa dan luar Jawa ada perbedaan harga. Itu juga dilihat dari kapasitasnya. Kemudian yang lainnya nanti terkait dengan dukungan, insentif-insentif yang saya sebutkan tadi," katanya.

Selain insentif fiskal, pihaknya juga akan memberikan kemudahan dari kementerian/lembaga yang lain. Misalnya kementerian lingkungan hidup dan kehutanan akan berperan untuk mengembangkan EBT sesuai kewenangannya. Lalu ada Kementerian Perindustrian, Kementerian Dalam Negeri, Pemda, BKPM dan lainnya.

"Kemudahan perizinan juga penting dalam hal ini sesuai kewenangannya masing-masing. Kami yakin dengan Perpres ini , hal itu akan bisa dilaksanakan," tegasnya. (pin)


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button