CORPORATION
Trending

Jotun Siap Kuasai Pasar Cat untuk Sektor Ketenagalistrikan

Jotun Siap Kuasai Pasar Cat untuk Sektor Ketenagalistrikan

Listrik Indonesia | PT Jotun Indonesia, produsen cat untuk berbagai kebutuhan, terus memaksimalkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN). Lebih dari 100 produk Jotun Indonesia telah mendapatkan sertifikat TKDN. Selain untuk cat dekoratif seperti bangunan, Jotun juga memberikan layanan perlindungan antikorosif untuk industri, energi, infrastruktur, termasuk untuk melindungi material pembangkit listrik.

 

PT Jotun Indonesia merupakan salah satu produsen cat di Indonesia yang sudah dikenal konsumen. Tidak hanya untuk cat tembok interior dan eksterior gedung seperti rumah, Jotun juga memiliki beberapa produk cat seperti cat untuk perlindungan kapal (marine), dan cat proteksi besi, lantai, aluminium serta powder coatings.

 

Husodo Hoe, Head of Marketing Department PT Jotun Indonesia mengatakan, bahwa Indonesia merupakan pasar cat terbesar di Asia Tenggara dan merupakan pasar cat yang paling kompetitif, khususnya untuk pasar cat tembok di mana banyak terdapat pemain kuat dari perusahaan multinasional maupun dari dalam negeri.

 

Namun, lanjutnya, untuk persaingan di cat Protective, Marine dan Powder coatings dapat terlihat masih sangat didominasi oleh perusahaan-perusahaan multinasional dan tidak sekompetitif pasar cat tembok.

 

Untuk berkompetisi dengan pemain lainnya, menurutnya, Jotun terus meningkatkan keunggulan produknya. Selain dari produk Jotun yang ramah lingkungan, tentu saja kualitas perlindungan, keindahan yang diberikan oleh produk-produk Jotun dan sudah terbukti dipercayakan melindungi bangunan-bangunan ikonik di seluruh dunia dan juga di Indonesia.

 

“Contoh menara tertinggi di dunia Burj Khalifa di Dubai, menara jam tertinggi di dunia Abraj Al Bait di kota Makkah, patung tertinggi ke-3 di dunia Garuda Wisnu Kencana di Bali dan juga stadion olahraga terbesar di Indonesia Gelora Bung Karno di Jakarta yang menggunakan produk cat Jotun,” ujar Husodo kepada Listrik Indonesia beberapa waktu lalu.

 

Ia mengakui bahwa sudah lebih dari 100 produk Jotun Indonesia mendapatkan sertifikat TKDN. “Tim Penelitian dan Pengembangan (Research & Development/R&D) Jotun pun selalu berusaha dengan sebaik mungkin meningkatkan tingkat komponen dalam negeri selama itu tidak mengurangi kualitas dari produk,” jelasnya.

 

Jotun Group memiliki 40 fasilitas produksi di 23 negara, dengan 67 perusahaan di 47 negara, dan berada di lebih dari 100 negara. Jotun memiliki sejarah panjang dalam pengembangan dan pembuatan produk dan layanan berkualitas tinggi, hemat biaya, dan ramah lingkungan.

 

Inovasi dan pengembangan produk diprioritaskan di seluruh perusahaan untuk menciptakan nilai bagi pelanggannya dan untuk melindungi aset mereka. Menurutnya, Jotun secara khusus di sektor ketenagalistrikan dapat dikatakan cukup besar, dengan kontribusi sekitar 20% dari total cat Protective Coatings di Indonesia.

 

“Kami percaya Jotun juga menjadi pemimpin pasar di sektor cat untuk kebutuhan ketenagalistrikan di Indonesia, ini juga dikarenakan penyedia cat pelapis khusus untuk kebutuhan ketenagalistrikan relatif sedikit,” tuturnya.

 

 


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button