NEWS
Trending

Kabar Gembira, PLN Siapkan Dana Kompensasi 685 M Untuk Konsumen Terdampak

Kabar Gembira, PLN Siapkan Dana Kompensasi 685 M Untuk Konsumen Terdampak
Listrik Indonesia, Jakarta | Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan, Veri Anggrijono mengapresiasi langkah yang dilakukan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terkait pemberian kompensasi pemadaman listrik beberapa hari lalu.

"Menindaklanjuti laporan masyarakat terhadap masalah pemadaman listrik kemarin, kami mengundang PLN untuk memberikan penjelasan konkret terutama kompensasi, sehingga masyarakat mendapat ganti rugi," kata Veri Anggrijono di Jakarta, Selasa (6/8).

Pihaknya perlu memanggil PLN karena mempunyai kewajiban untuk melindungi masyarakat terhadap kerugian yang dialami atas kejadian pemadaman listrik kemarin. "Kami berharap peristiwa ini tidak terjadi lagi. Kami apresiasi PLN sudah mengakomodir dalam memberikan akomodasi pengaduan," terangnya.

Direktur Regional PLN Jawa Bagian Barat, Haryanto mengungkapkan sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Peraturan Menteri ESDM serta peraturan pelaksana lainnya, PLN akan memberikan kompensasi kepada pelanggan yang terdampak langsung sesuai ketentuan berlaku.

"Jumlah pelanggan terdampak sekitar 22 juta tersebar di Jabar, DKI Jakarta dan Banten. Kami sudah mulai menghitung kompensasi sesuai dengan ketentuan berlaku yang dilakukan by sistem," terangnya.

PLN, lanjutnya, akan memberikan penjelasan kepada masyarakat bagaimana menghitung kompensasi tersebut, termasuk ke Dirjen PKTN. PLN akan memberikan langsung kompensasi pada rekening listrik di Agustus yang akan dibayarkan pada bulan September.

"Jumlah kompensasi total pelanggan tersebut kurang lebih Rp865 miliar. Itu akan kita laksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku, termasuk prabayar dan pasca bayar," jelasnya.

Dirinya melanjutkan, sesuai ketentuan apabila melampaui 10 persen Tingkat Mutu Pelayanan (TMP), PLN akan membayar kompensasinya. "Aturan tersebut tidak berdasarkan lamanya padam, tapi bila melalui 10 persen TMP maka akan dibayar kompensasi sesuai dengan ketentuan berlaku. Sedangkan dana kompensasi berasal dari kas internal, capex PLN tahun ini," pungkasnya. (DH)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button