NEWS
Trending

Kado PLN Untuk Masyarakat Riau, Belasan Desa Teraliri Listrik

Kado PLN Untuk Masyarakat Riau, Belasan Desa Teraliri Listrik
Listrik Indonesia, Pekanbaru | Dalam rangka Hari Listrik Nasional (HLN) yang ke-72, PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) berhasil melistriki sekitar 13 desa yang tersebar di 6 Kabupaten & Kota Provinsi Riau.

Menurut General Manager PLN WRKR, M. Irwansyah Putra mengatakan, ini merupakan bukti nyata kerja bersama dan komitmen PLN untuk masyarakat Riau dengan melakukan penyalaan listrik di 13 desa.

Disaat PLN  merayakan Hari Jadi ke-72, di hadapan Gubernur Riau Arsyadjuliandi  Rachman dan masyarakat Riau yang hadir pada acara peresmian Penyalaan Listrik Desa, yang berlokasi di desa Kuala Gasib, kabupaten Siak Sri Indrapura. Irwansyah mengungkapkan sebagai wujud kerja nyata terangi negeri PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau mempersembahkan Infrastruktur Keteganalistrikan yang terpasang di 13 desa berupa Jaringan Tengangan Menengah, Trafo Distribusi, Jaringan Tegangan Rendah yang telah lolos uji sertifikasi operasi dari Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan siap untuk dialiri listrik agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat guna memenuhi kebutuhan dalam  meningkatkan taraf hidup, mencerdaskan warga, dan mendorong tumbuhnya usaha baru khususnya di 13 desa.

Ia menjelaskan bahwa dengan bertambahnya 13 desa berlistrik di Riau, maka jumlah desa yang berlistrik menjadi 1.606 desa dari 1.835 desa yang ada, sehingga  rasio desa berlistrik bertambah menjadi 86,7% yang direncanakan akan mencapai 91,58% di akhir tahun 2017 dan tercapai 100% di 2019 .

"Dalam membangun infrastruktur listrik desa, PLN banyak menemui kendala, seperti  kondisi geografis di Riau terutama akses jalan menuju desa belum belum dapat dilewati kendaraan pangangkut material jaringan listrik sehingga hanya bisa diangkut  melewati sungai. Selain itu, masih ada warga yang belum rela pohon-pohonnya ditebang agar jaringan listrik PLN bisa melewatinya, dan banyak tanah gambut yang harus dilewati sehingga disaat memasang tiang listrik perlu waktu untuk membuat pondasi di lahan gambut tersebut agar tidak amblas," ungkap Irwansyah di lokasi peresmian, Jumat (27/10).

Ia menambahkan, masih terdapat beberapa pelanggan yang tidak mau menggunakan meter listrik prabayar saat mendaftarkan sebagai calon pelangan.

Meski banyak kendala yang PLN jumpai, hal ini tidak menyurutkan niat dan ambisi PLN untuk menyesaikan pembangunan listrik desa yang masih ada sekitar 250 desa lagi di Provinsi  Riau.

Sementara, di tempat yang sama Gubernur Riau Arsyadjulyandi Rahman mengatakan, dirinya mengucapkan rasa terima kasihnya dan merasa bangga atas persembahan PLN kepada masyarakat provinsi Riau. "Saat PLN merayakan HLN ke-72, mengalir juga  listrik ke 13 desa yang ada di provinsi Riau, saya yakin, dengan mengalirnya listrik ke 13 desa tersebut akan tumbuh ekonomi baru, geliat kehidupan warga di desa tersebut akan dapat menggerakan roda ekonomi," terang Arsyadjulyandi.

Selain itu, lanjutnya, yang tidak kalah penting dengan cahaya  listrik warga akan mudah belajar ilmu pengetahuan, sains dan belajar mengaji di malam hari. Arsyadjulyandi berharap agar sisa desa yang belum teraliri listrik PLN, dapat dikebut pembangunannya dan apabila ada kendala dalam pelaksanaan pembangunan maka Gubernur, dan Bupati beserta jajarannya siap membantu secara penuh, karena sesungguhnya aliran listrik PLN ke desa ini merupakan kebutuhan warga dalam mengerakkan roda ekonomi desa tidak hanya untuk kepentingan PLN dalam menjalankan usahanya, tutup Arsyadjulyandi. (RG)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button