NEWS
Trending

Kemenperin Sosialisasikan Daya Saing Industri Alat Kelistrikan dan Alat Berat Nasional

Kemenperin Sosialisasikan Daya Saing Industri Alat Kelistrikan dan Alat Berat Nasional
Listrik Indonesia | Kementerian Perindustrian menggelar sosialisasi kegiatan pemetaan kemampuan dan penyusunan rekomendasi kebijakan pengembangan daya saing industri alat kelistrikan dan alat berat nasional dalam mendukung program pemerintah di sektor ketenagalistrikan proyek 35 ribu Megawatt (MW).

Direktur Industri Permesinan dan Alat Mesin Pertanian, Arus Gunawan mengatakan, pemetaan ini merupakan sebagai data untuk menentukan regulasi yang dapat meningkatkan pasar nasional dalam memenuhi kebutuhan nasional. Pemetaan kemampuan dan daya saing industri sebagai upaya implementasi peningkatan penggunaan produksi dalam negeri (P3DN).

Pembangunan secara utuh akan mendorong perluasan pasar menggunakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) menjadi hal utama dalam meningkatkam volume kapasitas industri dlm negeri

“Melalui unsur TKDN industri dapat meningkatkan kemampuannya dalam mendukung program pemerintah,” kata Gunawan di Hotel Ibis Cawang Jakarta, Kamis (8/9).

Faktor pasar industri dalam negeri harus di survei kelayakannya. Dari industri dalam negeri tentunya TKDN merupakan salah satufaktor yang perlu di peruntukan untukbmensuplai kebutuhan listrik nasional.

“Tentunya TKDN merupakan faktor yang mendorong suplai kebutuhan nasioal, karena sirkulasi ekonomi yang ada di dalam negeri itu di harapkan multi efeknya,” lanjutnya.

Pemerintah mempunyai program 35.000 mw, merupakan pembangkitan yang di rencanakan pengadaan oleh PLN, dalam mendorong alat kelistrikan. “Ini menjadi andalan pada pembangunan Pembangkit Listrik, Transmisi, sampai Distribusi,” terangnya.

Dari beberapa tender terakhir, lanjutnya, PLN sudah mempersyaratkan usulan-usulan kepada Kementerian Perindustrian untuk menggunakan produk dalam negeri.

“Beberapa tender sudah menetapkan bahwa boiler sudah harus diproduksi dari dalam negeri untuk mendukung pembangunan PLN,” papar Arus.

“PLN dan ESDM di tuntut untuk meningkatkan industri dalam negeri dalam mensuplai komponen-komponen pembangkit,” ungkapnya

Selain itu, dalam rapat sosialisasi, alat berat di sektor pertambangan, agro bisnis, juga menjadi pembahasan, dan di dorong untuk memulihkan pasar tersebut agar industri alat berat menjadi andalan dalam mendorong industri dalam negeri. (GF)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button