Renewable Energy ENERGY PRIMER NEWS
Trending

Keren! Kampus Ini Bantu Petani Bikin Pompa Air Bertenaga Matahari

Keren! Kampus Ini Bantu Petani Bikin Pompa Air Bertenaga Matahari

Listrik Indonesia | Dalam rangka pengabdian untuk masyarakat, Politeknik Negeri Cilacap (PNC) membantu para petani di Desa Kalijaran, Kecamatan Maos dengan membuat pompa air menggunakan energi dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Keberadaan pompa air ini diharapkan bisa membantu ladang pertanian di desa itu dengan mengalirkan air bawah tanah, terutama saat kekurangan air.

“Tim yang bekerja dalam kegiatan pengabdian ini terdiri dari dosen dan juga mahasiswa Politeknik Negeri Cilacap. Kegiatan ini dimulai dari survey di lapangan, koordinasi dengan perangkat desa hingga kecamatan, dinas terkait dan pemasangan pompa air bertenaga surya,” ujar kata Ketua Pelaksana dari Tim Pengabdian PNC, Afrizal Abdi Musyafi, di Cilacap, Jum’at (9/10).

Pembuatan pompa air dengan pemanfaatan energi yang ramah lingkungan dan berbasis energi baru terbarukan (EBT) diyakini tidak akan memberatkan petani dalam pemeliharan dan operasionalnya. Menurutnya, perangkat yang digunakan dalam proyek ini berupa modul panel 100 Watt Peak (WP) sebanyak 1 unit, power storage 12 V 100 AH sebanyak 1 unit, dan Pompa DC Submersible 180 Watt (W) 12 Volt (V) Head 12 meter (M).

“Debit 8 liter per menit sebanyak 1 unit. Alat ini diaplikasikan pada menara tendon air dengan kapasitas 520 liter yang setinggi 5 meter dan dapat digunakan untuk area persawahan seluas 25 hektar,” katanya.

Dengan pembuatan pompa air bertenaga matahari ini, diharapkan bisa membantu para petani dalam mewujudkan ketahanan pangan bagi warga dan peningkatan kesejahteraan warga di bidang produktifikas pertanian, dengan cara suplai air untuk persawahan yang cukup.

“Ini merupakan kegiatan tim pengabdian dari PNC untuk masyarakat Desa Kalijaran, khususnya para petani, agar mudah dalam bertani, dan tidak ada gangguan lagi di saat musim kemarau. Semoga ini bisa bermanfaat untuk para petani dan juga warga sekitar,” ucapnya.

Kepala Dinas Pertanian Cilacap, Supriyanto menyampaikan terima kasih banyak atas ide dan gagasan yang diberikan oleh Politeknik Negeri Cilacap dalam mencari solusi bagi petani di kecamatan Maos saat musim kemarau datang. Dia berharap para petani dan warga sekitar dapat menjaga dengan baik alat yang sudah terpasang, sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama. (pin)

 


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button