Activity CORPORATION NEWS
Trending

Keren, Tekan BPP Listrik di Sorong, Indonesia Power Gandeng PT MOW

Keren, Tekan BPP Listrik di Sorong, Indonesia Power Gandeng PT MOW
Listrik Indonesia | PT Indonesia Power dan PT Malamoi Olom Wobok (PT MOW) sepakati Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) untuk mencapai Quick Win Pemerintah di tahun 2020. Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) ini dilakukan untuk mendukung penurunan Biaya Pokok Produksi (BPP) listrik Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Mobile Power Plant (MPP) Sorong 50 MW yang telah beroperasi sejak tanggal 25 September 2019, bertempat di Seraton Hotel Jakarta, Senin (16/11/2020). 

Rida Mulyana Dirjen Ketenagalistrikan Kementrian ESDM RI yang turut hadir dalam acara sangat menyambut baik dan menyampaikan terimakasih kepada semua pihak atas terlaksananya perjanjian ini. “Selamat kepada PT Indonesia Power dan MOW atas PJBG ini dan terimakasih kepada Bapak Bupati Sorong dan semua pihak karena hari ini Kepmen ESDM  13 tahun 2020 dapat terlaksana dan Sorong menjadi lokasi pertamanya,” tegas Rida. 

Hal senada juga disampaikan Rudy Hendra Prastowo Direktur Energi Primer PT PLN (Persero), yang turut hadir dalam acara tersebut, dalam Kepmen ESDM Nomor 13 tahun 2020 ini PLN mewujudkan salah satu komitmennya untuk membangun infrastruktur ketenagalistrikan adalah dengan pembangunan PLTMG Sorong 50 MW yang saat ini menggunakan bahan bakar biosolar (B20/B30) dengan BPP listrik sebesar 1.847 Rp/kWh. 

Lanjut Rudy, BPP Listrik tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan ketetapan Pemerintah sebesar 1.465 Rp/kWh. Diharapkan dengan penandatanganan PJBG ini dapat menurunkan BPP listrik menjadi sebesar 1.368 Rp/kWh. “Penandatanganan perjanjian ini merupakan perwujudan komitmen PLN untuk pemerataan infrastruktur ke pelosok negeri sekaligus  mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar HSD yang cukup mahal. Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penyediaan tenaga listrik sehingga PLN dapat mengembangkan pembangunan infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan ekonomi nasional,” tutur dia. 

Hadir pula dalam acara Direktur Utama PT Indonesia Power M. Ahsin Sidqi yang dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangganya atas PJBG ini dan menyampaikan harapan-harapannya agar perjanjian ini dapat sesuai dengan harapan semua pihak dan dapat memakmurkan masyarakat Papua khususnya Kabupaten Sorong. “Besar harapan kami kepada PT MOW dan Bapak Bupati Sorong untuk memonitor perjanjian ini dan berharap agar saat tanggal 25 desember nanti jadi kado spesial untuk masyarakat sorong," ungkap Ahsin.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sorong Johny Kamuru juga menyambut gembira atas terselenggaranya Perjanjian Jual Beli Gas ini karena melibatkan PT MOW sebagai Perusahaan Daerah Sorong yang secara tidak langsung PT Indonesia Power juga membantu memakmurkan masyarakat Papua khususnya Sorong. “Terimakasih atas perhatian dan kerja kerasnya semua pihak dan mari sama2 kita membangun bangsa ini dari papua terimakasih sekali lagi untuk bapak dirjen dan rekan semua atas terselenggaranya acara ini,” tegas Johny. 

Sebagai informasi, acara ini merupakan salah satu komitmen Indonesia Power dalam rangka menekan Biaya Pokok Produksi (BPP) listrik dan mendukung PT PLN (Persero) dalam melaksanakan penugasan dari pemerintah sesuai Keputusan Menteri ESDM Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2020 untuk menggunakan gas sebagai penganti HSD (High Speed Diesel) di 52 lokasi pembangkit yang tersebar di seluruh Indonesia dan Sorong menjadi lokasi pertamanya. Turut hadir secara virtual Syamsul Huda Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua & Nusa Tenggara PT PLN (Persero). (TS)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button