Luhut: NZE Bisa Lebih Cepat

Luhut: NZE Bisa Lebih Cepat
Listrik Indonesia |Komitmen Indonesia untuk menggapai target net zero emission pada 2060 terus berlangsung. Hal tersebut ditegaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan siang tadi (30/5) di Hotel Mulia, Jakarta.

Menurutnya, Indonesia punya komitmen untuk perubahan iklim global, melalui target pengurangan emisi GRK sebesar 29% pada tahun 2030 dan mencapai net zero emission di tahun 2060. “Saya kira target ini bisa kita lampaui lebih cepat”, kata Luhut sebelum launching Indonesia Carbon Capture and Storage Center (ICCSC).
                                                                                                                                                                                                Komitmen Indonesia untuk menekan gas rumah kaca juga mendapat dukungan dari ICCSC. ICCSC sendiri mengajak masyarakat untuk melakukan perubahan lanskap energi menuju masa depan dekarbonisasi.

Sementara teknologi CCS sendiri dipercaya sebagai salah satu solusi utama dalam mengurangi emisi karbon dioksida (CO2) dan menjadi sumber investasi untuk bisnis rendah karbon di masa datang. Namun demikian diakui bahwa penerapan teknologi CCS menemui sejumlah tantangan, terutama dari segi biaya yang dinilai cukup tinggi untuk CO2 Capture. 

“Komitmen ICCSC terhadap masa depan dekarbonisasi energi didasarkan pada keyakinan bahwa perlindungan lingkungan dan pertumbuhan ekonomi tidak perlu bertentangan. Sebaliknya, kami percaya bahwa keselarasan antara lingkungan yang bersih dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dapat menjadi kenyataan,” ujar Belladonna Troxylon Maulianda, Executive Director ICCSC.
Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

Berita Lainnya

Index