NEWS
Trending

Maksimalkan Potensi Panas Bumi, Parlemen Dukung Kinerja Menteri ESDM

Maksimalkan Potensi Panas Bumi, Parlemen Dukung Kinerja Menteri ESDM
Listrik Indonesia | Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendukung langkah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam memaksimalkan potensi panas bumi, pasca beroperasinya Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP) Sarulla.
 
Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto mengatakan, langkah Menteri ESDM dalam memaksimalkan potensi panas bumi dinilai sudah tepat, sebab potensi PLTP sekitar 30 ribu megawatt (MW) atau sekitar 40 persen ada di Indonesia.
 
“Cadangan panas bumi kita cukup tinggi 30 Gigawatt (GW), baru termanfaatkan 1.500 MW atau sekitar 5 persen. Semenjak Pak Jonan jadi Menteri, langsung di-push pengembangan panas bumi,” ujar Agus dikutip dari situs remi Esdm.go.id, (03/04).
 
Ia menambahkan, langkah DPR dalam mendukung upaya Pemerintah dilakukan melalui pelaksanaan Senior Official's Meeting (SOM), hingga mempercepat penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pemanfaatan Panas Bumi secara tidak langsung.
 
“Dalam pertemuan (SOM) tersebut membuat tujuh kesepakatan yang intinya mendukung pemanfaatan geothermal,”  ungkap Agus.
 
Sebagai Wakil Ketua DPR RI Komisi VII, dirinya mengaku bangga terhadap keseriuan PT Sarulla Operation Limited (SOL) sudah mengoperasikan kapasitas terpasang sebesar 110 MW dan dalam waktu dekat juga akan ditambah menjadi 330 MW. “Mudah-mudah 330 MW terimplementasi. Bahkan rencananya sampai 1.000 MW,” terangnya.
 
Sementara, Menteri ESDM mengungkapkan bahwa dukungan dari lembaga legeslatif akan mempermudah proses optimalisasi potensi panas bumi di Indonesia. “Makanya Pak Agus Hermanto, Pak Gus Irawan sangat dukung ini agar cadangan panas bumi Indonesia yang diperkirakan 29,5 GW itu bisa mulai terus dipakai,” tutur Jonan.
 
Hal tersebut diamini oleh Agus. Ia menilai DPR akan tetap mendukung masalah geothermal untuk mewujudkan kemandirian energi dalam waktu dekat. “Sangat impossible kalau tidak gunakan geothermal. Makanya harus kita dorong. Untuk itu kebijakan-kebijakan apa yang ada, kami akan persiapkan itu. Kemudian regulasi apa yg dibutuhkan dan dorongan apa dari government. Pak Jonan sudah siap,” guyon Agus di depan para media.
 
Sebagai informasi, PLTP Sarulla menjadi salah satu proyek PLTP terbesar di dunia yang didanai oleh partisipasi swasta, yaitu PT Medco Energi Internasional Tbk, dengan anggota konsorsium terdiri dari equity 30 persen dan pinjaman lunak dari Japan Bank for International Cooperation (JBIC) dan Asian Development Bank (ADB) sebesar 70 Persen.  (GF)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button