Renewable Energy ENERGY PRIMER NEWS
Trending

Medco Siap Ekspansi ke Pembangkit EBT dan Kendaraan Listrik

Medco Siap Ekspansi ke Pembangkit EBT dan Kendaraan Listrik
Nilai perusahaan Medco Group yang ramah lingkungan [Foto: medcoenergy.com - LISTRIK INDONESIA]

Listrik Indonesia - PT Medco Power Indonesia tak mau ketinggalan menggarap peluang bisnis energi baru terbarukan (EBT). Perusahaan yang berdiri pada Juni 1980 ini ingin menggenjot proyek pembangkit berbasis EBT.

Presiden Direktur PT Medco Power Indonesia  (MPI) Eka Satria mengungkapkan pada periode awal pihaknya melirik energi bersih panas bumi atau geothermal.

"Memang salah satu misi Medco Power Indonesia mengembangkan energi listrik yang bersih dan ramah lingkungan. Saat ini kami mempunyai platform yang khusus untuk energi bersih dan juga geothermal," papar Eka kepada jurnalis belum lama ini.

Dia lalu menegaskan bahwa MPI sedang menggarap dua Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di dua daerah; Bali dan Sumbawa.

"Solar panel PLTS ada dua proyek. Di Bali 2 x 25 MW dan juga di Sumbawa. Di Sumbawa PLTS untuk kepentingan mining," ujarnya.

BACA JUGA: Rekor Tertinggi Harta Buffett setelah Beli Dominion Energy

Lebih lanjut, MPI pun akan terjun ke bidang kendaraan listrik. Target ini ditandai dengan peluncuran pengadaan electric vehicle ecosystem atau ekosistem kendaraan listrik. Sebagai pilot project, pihaknya memasang Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Energy Building, kawasan SCBD Sudirman, Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Medco Energi Internasional Tbk. Hilmi Panigoro menjelaskan Medco mendukung sepenuhnya rencana pemerintah mengembangkan ekosistem kendaraan listrik. 

Namun, ia mengaku belum mencanangkan rencana detail keterlibatan Medco dalam pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

"Inisiatif ini tentunya akan dikembangkan lebih luas, terutama kepada seluruh perusahaan di Medco Group, walaupun terus terang saya masih belum tahu Medco Group akan partisipasi lebih jauh di mananya, nih. Yang jelas kami committed," tegas Hilmi. (RE)


 

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button