Business CORPORATION Fossil Fuel ENERGY PRIMER NEWS
Trending

MIND ID IPO, Jalan McMoRan Kembali Kuasai Freeport?

MIND ID IPO, Jalan McMoRan Kembali Kuasai Freeport?
Mogo Mining Industry Indonesia (MIND ID) [Foto: vibiznews.com - LISTRIK INDONESIA]

Listrik Indonesia - Direktur Utama (Dirut) MIND ID Orias Petrus Moedak buka-bukaan ketika ditanya jurnalis seputar rencana pelaksanaan initial public offering (IPO) holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertambangan ini.

Orias mengonfirmasi Inalum Operating dan MIND ID direncanakan bakal di-IPO-kan dalam tiga tahun ke depan.

Pada 2021, menurut Orias, pihaknya fokus mempersiapkan IPO pemisahan Inalum Operating dengan MIND ID.

"Pak Menteri BUMN sudah sampaikan mengenai rencana IPO. Jadi Inalum Operating akan berdiri sendiri, MIND ID akan berdiri sendiri. Dari situ kami akan melihat rencana pengembangan ke depan," jelas Orias dalam konferensi pers yang digelar virtual, Jumat lalu (7/5/2021).

BACA JUGA: Lima BUMN Energi dan Migas Disiapkan 'Go Public'

Menjelaskan lebih rinci, Orias mengatakan jika sudah dipisahkan maka rencana pengembangan ke depan lebih tajam. Bila dirasa menarik maka opsi go public diwujudkan. Kalaupun ternyata tidak, Orias tetap optimistis kinerja perusahaan tetap positif ke depan.

"Kami, kan, tetap perusahaan yang memiliki rencana besar. Kami akan wujudkan dengan kemampuan yang ada," tutur Orias.

Pada tahun kedua (2022), fokus pada upaya IPO Inalum Operating. Selanjutnya, pada tahun ketiga, yakni 2023, giliran pelaksanaan IPO MIND ID.

Terpisah, Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury memberikan penjelasan senada. Pemerintah atau kementerian telah mengarahkan terdapat 14 BUMN dan anak usaha yang dalam proses melantai di bursa saham hingga 2023.

"Inalum Operating bakal masuk yang akan IPO. Kami sedang mengkaji MIND ID, apabila masuk yang akan IPO," tandas Pahala, Sabtu (9/5/2021).

BACA JUGA: Freeport Dinilai Ogah-ogahan Bangun Smelter

Perusahaan-perusahaan tersebut: Pertamina International Shipping, Pertamina Geothermal Energy (PGE), Pertamina Hulu, Pembangkit Listrik Tenaga Uap, Pertamina Hilir, Indonesia Healthcare Corporation, dan Bio Farma Vaksin. 

Selanjutnya, EDC and Payment Gateway Himbara, Pupuk Kalimantan Timur, PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel), Telkom Data Center, Inalum Operating, MIND ID, dan Logam Mulia. 


Beli Balik

Hal yang menarik atas rencana go public MIND ID, terkait aset jumbo holding yang dibentuk Menteri BUMN Rini Soemarno. Di dalamnya ada saham Freeport Indonesia dan Vale Indonesia.

Aset "wah" MIND ID adalah 51 persen saham Freeport, yang pada 2018 dibeli seharga US$3,85 miliar. Saham dimaksud dibeli dari obligasi global yang ditawarkan perusahaan saat itu. Selain memiliki saham Freeport, MIND ID juga menguasai 20 persen saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO).

BACA JUGA: Vale Akhiri Puasa Dividen Enam Tahun Terakhir

Muncul pertanyaan kemungkinan jika MIND ID akhirnya melantai di bursa saham, lalu pemilik Freeport Indonesia (Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc.) membeli balik saham yang "lepas". 

Terulang kasus penjualan kembali 10 persen saham PT Nusamba Mineral Industri milik Bob Hasan yang didapat dari Grup Bakri, PT Indocopper Investama Tbk. kepada Freeport-McMoRan. 

Atas pertanyaan itu, Orias belum memberi memberi penjelasan pada kesempatan jumpa pers tersebut. (RE)


 

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button