NEWS
Trending

Niat Tinggalkan Proyek PLTU, GE Fokus ke Bisnis Energi Terbarukan

Niat Tinggalkan Proyek PLTU, GE Fokus ke Bisnis Energi Terbarukan
Wind Turbine GE
Listrik Indonesia | Produsen teknologi pembangkit listrik asal Amerika Serikat GE mengumumkan bahwa perusahaan akan keluar dari bisnis proyek pembangkit listrik berbahan bakar batu bara.

GE melalui anak usahanya GE Steam Power yang bergerak di bidang penyediaan teknologi PLTU, saat ini tertarik masuk ke bisnis sektor pembangkit energy terbarukan. GE akan berkoordinasi dengan pelanggan untuk mencapai komitmen baru ini, dan kemungkinan perusahaan akan melakukan divestasi, penutupan lokasi, dampak terhadap pemotongan tenaga kerja, dan pertimbangan lainnya yang sesuai mengingat saham anak usaha juga dimiliki publik.

Russell Stokes, SVP GE dan CEO GE Power Portfolio dalam keterangan resmi perusahaan secara tertulis di Boston, Amerika Serikat, pada Senin (21/09/2020). Ia mengatakan, bahwa dengan transformasi berkelanjutan GE, perusahaan berfokus pada bisnis pembangkit listrik yang memiliki nilai ekonomi yang menarik dan bertumbuh.

"Saat kami bermaksud keluar dari pasar PLTU baru, kami akan terus mendukung pelanggan kami, membantu mereka untuk menjaga pembangkit listrik mereka tetap berjalan dengan cara yang hemat biaya dan efisien dengan teknologi dan keahlian layanan terbaik di kelasnya," tutur Stokes.

Artinya GE akan terus fokus dan berinvestasi dalam bisnis inti di bidang energi terbarukan dan pembangkit listrik, bekerja untuk membuat listrik lebih terjangkau, andal, mudah diakses, dan berkelanjutan. GE Steam Power akan terus mengirimkan turbin untuk pasar nuklir dan melayani pembangkit listrik tenaga nuklir dan batu bara yang ada. (Cr)








 

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button