NEWS
Trending

Oksarlidady Diangkat Jadi Dirut Barata Indonesia

Oksarlidady Diangkat Jadi Dirut Barata Indonesia
Listrik Indonesia | Mantan Direktur PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKA Ikon) Oksarlidady Arifin resmi ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Barata Indonesia, melalui Salinan Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK 305/MBU/12/2018.

Sebelumnya, Oksarlidady berkarier sebagai Staf Teknik Pabrik Fabrikasi Baja di PT Wijaya Karya (Persero), Lalu menjadi Manajer Proyek Instalasi Air di Sumatera Selatan, Manajer Proyek WTP Pertamina UP III Plaju, Sumatera Selatan, Manajer Proyek HSM PT Krakatau Steel, Cilegon, Manajer Proyek Pembangunan Pabrik Siemens di Cilegon, Manajer Proyek Jembatan Jababeka di Cikarang, Manajer Pemasaran PT Wijaya Karya Intrade dan Manajer Divisi Konstruksi di PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi, dan Direktur PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKA IKON).

Prestasinya selama berkarier di BUMN, Oksarlidady ditunjuk oleh Menteri BUMN Rini Soemarno untuk memimpin PT Barata Indonesia dengan sah sesuai SK 305/MBU/12/2018. Oksarlidady menggantikan posisi Silmy Karim yang telah lebih dulu menjabat  menjadi Direktur Utama Krakatau Steel pada Agustus lalu.  Penyerahan salinan ini dilakukan oleh Deputi Bidang Usaha Pertambangan Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat pada Rabu (19/12/2018).

"Saya akan berusaha untuk memacu performa Barata Indonesia semaksimal mungkin. Semoga tim Barata Indonesia semakin solid baik antara Komisaris, Direksi, maupun karyawan untuk membawa Barata Indonesia menjadi lebih baik lagi ke depannya," ucap Oksarlidady.

Adapun jajaran Direksi baru PT Barata Indonesia sebagai berikut :
-  Direktur Utama: Oksarlidady Arifin
-  Direktur Keuangan & SDM: Yoyok Hadi Satriyono
-  Direktur Operasi: Bobby Sumardiat Atmosudirjo
-  Direktur Pemasaran: Tony Budi Santosa

Barata Indonesia juga berhasil meraih penghargaan sebagai BUMN terbaik di bidang Industri Strategis. (GC)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button