Renewable Energy ENERGY PRIMER Power Plant MEGA PROJECT NEWS
Trending

Operasikan PLTP Patuha, GEO Dipa Suntikkan PAD

Operasikan PLTP Patuha, GEO Dipa Suntikkan PAD
Geo Dipa tengah membangun PLTP Patuha Unit 2 (foto: net)
Listrik Indonesia | Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan, PT GEO Dipa Energi telah menambah pendapatan asli daerah (PAD) berupa setoran Bonus Produksi secara langsung ke Kas Umum Daerah yang pemanfaatannya diprioritaskan untuk masyarakat sekitar pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) yang dikembangkannya.

"Secara total, untuk periode penyetoran 2014-kuartal II 2020, Geo Dipa Energi Area Patuha telah membayarkan kewajiban bonus produksi sebesar Rp12,83 miliar kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung. Bonus produksi bertujuan agar masyarakat di daerah penghasil dapat merasakan manfaat langsung dari keberadaan PLTP di wilayah mereka," ujar Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM FX Sutijastoto, di Jakarta, Selasa (13/10).

Selain itu, ungkapnya, PT Geo Dipa Energi juga telah memberikan kontribusi dalam bentuk penyetoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kepada Pemerintah sebesar Rp3,77 miliar pada kuartal III tahun ini.

"Bahkan, pada periode tahun 2016 sampai kuartal II 2020, Geo Dipa Energi telah merealisasikan biaya community development sebesar Rp 11,96 miliar untuk kegiatan pendidikan, sosial, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat," jelasnya.

Dalam hal ini, kata pria yang akrab disapa Toto ini, Geo Dipa tengah membangun PLTP Patuha Unit 2 yang direncanakan beroperasi komersial pada 2033. PLTP Patuha yang dikelola oleh PT Geo Dipa Energi, yang berada di wilayah Ciwidey, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat dengan luas 36.120 hektare.

" "Berdasarkan rencana pengembangan, PLTP Patuha Unit 2 akan siap COD tahun 2023 dengan kapasitas 55 MW, dengan nilai investasi sebesar 179 juta dolar AS," kata Toto.

Keberadaan PLTP Patuha ini diyakini akan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat di sekitar proyek. Pada area Patuha inilah masyarakat dapat melihat bagaimana potensi energi panas bumi yang begitu besar dapat berdampingan secara harmonis dengan kawasan hutan, pertanian dan masyarakat setempat pada saat bersamaan.

PLTP Patuha memanfaatkan energi panas bumi yang bersih dan ramah lingkungan. Kapasitas terpasang PLTP Patuha saat ini sebesar 55 MW yang dikembangkan dengan nilai investasi sebesar 165 juta dolar AS dan telah mencapai COD sejak 22 September 2014.

Produksi listriknya mampu meningkatkan kehandalan sistem transmisi Jawa - Bali dengan tambahan suplai listrik sebesar 460 GWh/tahun. Produksi listrik ini mampu melistriki lebih dari 60 ribu rumah. Pemanfaatannya akan mampu menurunkan emisi gas rumah kaca (green house gasses) sebesar 367 ribu ton CO2/tahun. (pin)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button