NEWS
Trending

Optimalisasi Sekaligus Dukung Pariwisata, Bendungan Jatibarang Dipasangi PLTS

Optimalisasi Sekaligus Dukung Pariwisata, Bendungan Jatibarang Dipasangi PLTS
Listrik Indonesia | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melakukan pemasangan panel surya berukuran 1,6 meter x 1 meter sebanyak 936 pada lereng utara Bendungan Jatibarang, Kota Semarang, Jawa Tengah pada tahun 2017.
I
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan panel surya (PLTS) di Bendungan Jatibarang tersebut merupakan proyek percontohan dalam rangka mengoptimalkan aset bendungan.

“Kapasitas listrik terpasang yang dihasilkan sebesar 304,2 kilowatt-peak (kWp) atau setara 291.000 kilowatt-jam (kWh) per tahun.  Dengan demikian sumber listrik untuk operasional bendungan dapat disediakan secara mandiri,” jelas Basuki melalui keterangan tertulisnya beberapa waktu lalu di Jakarta, seperti yang dituliskan (09/)4).

Menurutnya, pembangunan panel surya di Bendungan Jatibarang ini, akan diaplikasikan kembali di bendungan lainnya, sehingga kebutuhan listriknya akan di suplai dari PLTS tersebut, dan apabila ada kelebihan akan di serahkan ke PT PLN (Persero).

Tak Perlu Pembebasan Lahan
Ia mengungkapkan salah satu keunggulannya yakni tidak memerlukan pembebasan lahan. Pasalnya, pembangunannya dilakuakan di sisi bendungan. Selain itu, pembangunan PLTS tersebut bisa dibangun dengan cepat, mudah dalam pemeliharaan, dan bisa diintegrasikan dengan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH).

“Listrik yang dihasilkan dimanfaatkan untuk kebutuhan operasional waduk dan kelebihan daya yang ada, akan diserahkan kepada PLN,” terangnya.

Sebagai informasi, Bendungan Jatibarang memiliki kapasitas tampung 20,4 juta m3. Pemasangan panel surya pada bendungan yang lebih besar seperti Bendungan Jatigede dengan kapasitas tampung 979 juta m3 akan berpotensi menghasilkan listrik yang lebih besar.

Selain untuk operasional bendungan, ketersediaan listrik juga dapat menunjang pengembangan potensi wisata misalnya dengan pembuatan lampu dan air mancur hias.

Lebih jauh Ia mengungkapkan, pihaknya (Kementerian PUPR) akan menggandeng Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sebagai dukungan terhadap program pengembangan Energi Baru & Terbarukan (EBT), serta Kementerian Badan Usaha Milik Negara untuk bekerja sama dalam pengoperasian PLTS tersebut. (RG)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button