AGENDA NEWS
Trending

Pantau PLTS Kayubihi, Komisi VII Sambangi Bangli

Pantau PLTS Kayubihi, Komisi VII Sambangi Bangli

Listrik Indonesia | Komisi VII DPR RI dipimpin Alex Noerdin menyambangi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Bangli, Provinsi Bali untuk mengetahui lebih jauh kondisi dan pengelolaan PLTS di sana, pada Kamis (3/12/2020).

PLTS Bali berkapasitas 1 Mega Watt Peak (MWp) yang dibangun pada tahun 2012 terletak di Dusun Bangklet, Desa Kayubihi, Bangli, Bali PLTS ini merupakan hibah dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang saat ini dikelola oleh Perusda Bhukti Mukti Bhakti Bangli.

Alex Noerdin dalam kunjunganya menyampaikan, meski APBD Bangli tidak terlalu besar, pemerintah pusat bisa membangun PLTS 1 MWp ini dengan dana kurang lebih Rp 20 miliar, lalu diserahkan ke Pemkab Bangli  utuk dikelola oleh Perusda.

Menurut Legislator Senayan itu, Bali sebagai kota wisata harus menjadi contoh dalam pengembangan energi terbarukan yang ramah lingkungan. Listrik merupakan prioritas bagi industri pariwasata di Bali.

“Kami akan meneruskan informasi ini ke daerah-daerah, juga menyerap aspirasi mulai dari Bangli, apa kendala yang dihadapi. Juga Komisi VII mendorong keberadaan pembangkit dari energi terbarukan bukan hanya di Bali saja, tetapi juga untuk daerah lainnya,” urainya.

Tim rombongan Komisi VII langsung disambut oleh Bupati Bangli, I Made Gianyar. Dalam sambutanya, ia mengatakan keberadaan PLTS  Kayubihi merupakan implementasi pemanfaatan energi terbarukan di wilayah Bangli.

Di samping itu, dirinya memohon rencana pengembangan Politeknik Energi Terbarukan (Poltek EBT) dan Pusat Energi Bersih yang sejak tahun 2019 direncanakan dibangun di Desa Kayubihi agar dapat segera direalisasikan.

“Kami berharap Komisi VII DPR RI dapat merekomendasikan kepada rekan-rekan BUMN dan investor untuk merealisasikan pembangunan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan dapat dibangun di Bangli. Sebab, BAngli memiliki sangat besar untuk pengembangan PLT Mikro Hidro, Biogas, Biomassa, Biofuel, Angin, Sampah, dan Panas Bumi,” terangnya. (Cr)

 

 


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button