Trending

Pasca Tsunami Banten, Pasokan BBM dan Listrik Aman

Pasca Tsunami Banten, Pasokan BBM dan Listrik Aman
Listrik Indonesia | Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasca terjadinya tsunami di Selat Sunda (22/12), pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan listrik masih dapat berjalan dengan normal.
Kementerian ESDM,  mengirimkan Emergency Response Team (ERT) ke lokasi bencana, menugaskan Tim PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) untuk memastikan ketersedian listrik dan BBM bagi masyarakat di lokasi bencana.

Region Manager Communication & CSR Sumbagsel, Rifky Rakhman Yusuf. menyatakan,  penyaluran BBM dan LPG bagi masyarakat sekitar bencana,  dipastikan tetap berjalan seperti biasanya. Jika memang ada wilayah dan jalur yang terdampak, Pertamina akan menyiapkan dan menggunakan jalur alternatif yang ada. Pendistribusian langsung dilakukan pada Minggu pagi, (23/12).

Untuk SPBU saat ini tercatat ada empat SPBU yang berlokasi di daerah yang berpotensi terdampak tsunami. Saat ini, SPBU tersebut dalam kondisi aman dan tidak terdapat kerusakan, untuk memastikan kualitas, tanki juga sudah dilakukan pengecekan agar tidak ada BBM yang tercampur air. 

Sedangkan LPG, seluruh agen dan pangkalan di jalur distribusi juga terus dilakukan pengecekan hingga pagi ini. Laporan sementara mengatakan tidak ada agen dan pangkalan yang terdampak sehingga penyaluran LPG diupayakan tetap beroperasi dengan normal.

"penyaluran BBM dan LPG dari TBBM dan Depot LPG Panjang dilakukan seperti biasanya, tidak ada penyesuaian. Karenanya kami harapkan masyarakat tidak perlu khawatir, kami akan memastikan kebutuhan energi tetap tersalurkan,"ungkap Rifky.
Sementara itu untuk pasokan listrik, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memastikan pasokan listrik di wilayah yang terkena bencana tsunami - Pandeglang, Serang, Lampung Selatan - masih aman. 

Berdasarkan laporan Tim PLN dilapangan, bencana pasangnya air laut ke permukaan tersebut telah berdampak pada aset yang dimiliki PLN seperti 102 gardu rusak dan padam, dan 41 tiang listrik rusak baik patah maupun roboh.
PLN juga akan menjamin pasokan listrik untuk kawasan industri di wilayah Cilegon tetap aman, meskipun tsunami yang terjadi di Selat Sunda telah membuat ratusan gardu listrik padam, dan puluhan tiang roboh. 

Meski mengalami kerusakan sarana penyaluran listrik untuk masyarakat akibat bencana ini namun PT PLN (Persero) menjamin, pasokan listrik selama pemulihan daerah yang terkena dampak bencana tetap aman. "Listrik memang baru bisa beroperasi normal dalam satu dua hari ke depan," ujar Kepala Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka.

Lanjut Made menjelaskan, Pasokan ke industri ke Cilegon, Jawa, dan Bali Insya Allah masih jalan ke depan. Jika ada gangguan pada pembangkit bisa digantikan pembangkit lainnya," pungkas Made.(GC

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button