NEWS
Trending

Pasok Listrik Tambang Grasberg, Wärtsilä Bangun Pembangkit Listrik

Pasok Listrik Tambang Grasberg, Wärtsilä Bangun Pembangkit Listrik

Listrik Indonesia | Perusahaan energi Finlandia Wärtsilä membangun pembangkit listrik 128 MegaWatt (MW) untuk memenuhi pasokan listrik di tambang milik PT Freeport Indonesia.

Pembangkit listrik tersebut akan dibangun di Amamapare, pelabuhan dan lokasi pengolahan PT Freeport Indonesia di Papua, dengan listrik dialirkan ke tambang Grasberg melalui jalur transmisi sepanjang 100 km.

Wärtsilä akan bermitra dengan perusahaan rekayasa konstruksi dalam negeri PT PP Tbk (Persero) dalam proyek tersebut, yang akan membutuhkan 14 set pembangkit bahan bakar ganda 34DF Wärtsilä.

"Kami telah menyelesaikan penambangan terbuka di distrik mineral Grasberg, dan sekarang mengembangkan tambang bawah tanah berskala besar dan bermutu tinggi. Untuk ini, sangatlah penting bagi kami untuk memiliki pasokan energi yang andal dan efisien, dan genset Wärtsilä akan mengirimkan kekuatan yang kami butuhkan, "kata George Baninni, wakil presiden eksekutif, Freeport Indonesia melansir miningmagazine.com.

Kari Punnonen, Direktur Bisnis Energi Australasia Wärtsilä mengatakan, perusahaannya telah menawarkan siklus biaya total yang paling kompetitif, dan pengalamannya membangun pembangkit listrik.

"Biaya ini pada akhirnya menjadi faktor penentu dalam pemberian kontrak berharga ini. Namun, kami memiliki pembangkit listrik yang beroperasi di sekitar lokasi ini, yang memberikan referensi penting sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan,” ujarnya.

"Kehadiran lokal kami di Indonesia kuat, dengan 5,3 GW basis terpasang dan 350 karyawan di tempat. Kami mampu memberikan dukungan tingkat tinggi,” tambahnya.

Lanjut, ia menambahkan bahwa mesin 34DF juga dapat beroperasi pada berbagai bahan bakar, misalnya gas alam. Awalnya, mesin akan menggunakan biodiesel B30 Indonesia. Mesin juga dapat mengintegrasikan energi dari sumber terbarukan.

Peralatan Wärtsilä dijadwalkan untuk pengiriman antara Juli dan November 2021. Tujuh mesin pertama diharapkan akan diserahkan secara resmi pada Maret 2022, dengan tujuh sisanya akan diserahkan pada Juli 2022. (Cr)


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button