AGENDA NEWS
Trending

Pasok Oksigen Medis, PLN Siapkan 19 Pembangkit Menjadi Tempat Produksi

Pasok Oksigen Medis, PLN Siapkan 19 Pembangkit Menjadi Tempat Produksi
Dirut PLN Bersama Menteri BUMN Menyerahkan Oksigen Medis ke Pihak RSUD Pasar Minggu dan RSUD Cempaka Putih

Listrik Indonesia | Menteri BUMN Erick Thohir telah meminta beberapa BUMN untuk menyediakan pasokan oksigen untuk membantu kebutuhan medis menangani  Pandemi Covid-19. Ia menyebut saat ini sudah ada tiga BUMN yang bisa memproduksi oksigen medis salah satunya PT PLN (Persero).

Direktur Utama PT PLN (Persero), Zulkifli Zaini mengatakan, PLN tengah menyiapkan 19 pembangkit listrik tenaga uap melalui yang dikelola anak usahanya yaitu  PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) dan PT Indonesia Power untuk dijadikan pusat produksi oksigen medis murni dengan kapasitas hamper 2 ton per hari.

“Saat ini, produk oksigen medis murni dipasok oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTGU) Muara Karang, Jakarta. Produksi oksigen yang dihasilkan dari PLTGU yang dikelola oleh unit pembangkitan milik PJB itu sebesar 900 m3 per bulan dengan tingkat kemurnian 99,9 persen,” ujarnya saat penyerahan tabung oksigen RSUD Pasar Minggu dan RSUD Cempaka Putih. Kamis, (12/8/2021) secara virtual.

Zulkifli menjelaskan, oksigen yang diproduksi oleh PLN juga telah mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Kesehatan sehingga dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan medis bagi rumah sakit-rumah sakit yang membutuhkan.

"Artinya sudah lulus uji dan bisa dimanfaatkan oleh RS penanganan Covid-19," jelas Zulkifli saat konferensi pers.

Tabung gas oksigen hasil PLTGU Muara Karang akan didistribusikan ke rumah sakit yang membutuhkan, rumah sakit rujukan Covid-19 dan rumah sakit sekitar pembangkit. Mekanisme penyerahan dan pengambilan tabung diatur untuk setiap rumah sakit yang sesuai dengan kriteria agar dapat memperoleh oksigen dari PLN setiap dua hari sekali.

Adapun 19 pembangkit yang akan menopang produksi 2 ton oksigen antara lain UP Muara Karang, UP Muara Tawar, UP Gresik, UBJOM Indramayu, UBJOM Tanjung Awar-awar, UBJOM Pacitan, UBJOM Paiton 9, UBJOM Rembang, PLTU Suralaya 1-7, PLTU Suralaya 8, PLTU Labuan, PLTU Lontar, PLTU P Ratu, PLTU Adipala, PLTGU Cilegon, PLTGU Priok 3-4, PLTGU Tb. Lorok dan PLTGU Grati.

Hadir pula dalam kesempatan yang sama Menteri BUMN Erick Thohir dan Komisaris Utama PLN Amien Sunaryadi.


Menteri BUMN, Erick Thohir

Dalam kesempatan tersebut, Erick menyampaikan, sudah ada tiga BUMN tersebut adalah PT Krakatau Steel (KRAS), PT Pupuk Sriwijaya (Pusri), dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Erick merinci, KRAS sudah bisa memproduksi 3 ton oksigen medis per hari. Pupuk Sriwijaya pun bisa memproduksi 3 ton oksigen medis per hari.

"Hari ini PLN juga melakukan inovasi yang luar biasa, yang tadinya oksigen dari hasil proses pendinginan pembangkit dibuang, tapi ini bisa diolah untuk menjadi oksigen medis," ujar Erick.

Erick berharap langkah ini diikuti oleh BUMN-BUMN lainnya maupun sektor swasta untuk mendukung kebutuhan oksigen pada masa Pandemi Covid-19 ini.


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button