Business CORPORATION Renewable Energy ENERGY PRIMER NEWS
Trending

Peluang PGN Bersaing di Pasar Global

Peluang PGN Bersaing di Pasar Global
Tanker distribusi LNG lintas negara [Foto: pgnlng.co.id - LISTRIK INDONESIA]

Listrik Indonesia - Komisaris Utama (Komut) PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) Arcandra Tahar mengatakan gas bumi masih akan menjadi sumber energi strategis di dunia. 

"Salah satu produk gas bumi, yaitu liquid natural gas (LNG) diperkirakan akan menjadi salah satu komoditas dengan kebutuhan besar di dunia," ujar Arcandra, Kamis (23/4/2021). 

Mengutip Wood Mackenzie (WoodMac), mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menyebutkan kebutuhan LNG sampai 2030 diperkirakan mencapai 550 juta ton per tahun. Sementara pasokan di pasar ditaksir hanya sekitar 450 juta ton per tahun.

Dengan adanya gap antara supply dan demand yang cukup besar tersebut, PGN dapat memainkan peran pentingnya. Peluang ini perlu dimanfaatkan optimal.

BACA JUGA: Membaca Peluang Bisnis Energi Bersih

Sebagai perusahaan gas nasional, menurut Arcandra, PGN ditantang terus meningkatkan kapasitasnya --aspek SDM, teknologi, dan finansial-- agar mampu bersaing dengan perusahaan gas dunia lainnya.

Di dalam negeri, PGN juga memiliki kesempatan untuk terus meningkatkan penggunaan gas bumi ke berbagai segmen pasar. 

Indonesia memiliki cadangan gas sekitar 100 TCF. Dari jumlah itu sekitar 60 TCF tersebar di berbagai lokasi dan sebanyak 40 TCF berada di Natuna yang belum dikembangkan. 

Dari total produksi gas sebanyak 7.000 MMSCFD, PGN baru mengelola sebanyak 900 MMSCFD atau kurang dari 15 persen.

Arcandra mengatakan dengan dukungan dan kolaborasi dengan Pertamina, PGN sepatutnya berperan lebih besar dalam pengelolaan gas bumi secara nasional. 

BACA JUGA: Ingin Bangun PLTA, Kencana Energi Buka Peluang Kerja Sama

Penggunaan gas bumi sebagai pembangkit listrik juga menjadi peluang bagi PGN melalui kerja sama dengan PT PLN (Persero). 

Pembangkit-pembangkit listrik PLN di pulau-pulau terluar yang masih banyak menggunakan diesel dapat dialihkan ke gas bumi.

Selain lebih bersih bagi lingkungan, gas bumi juga terbukti lebih efisien. Lebih penting lagi, saat ini penggunaan gas bumi baru sekitar 70 persen dari total produksi dalam negeri. 

Melalui sinergi dengan PLN, optimalisasi penggunaan gas bumi di pembangkit-pembangkit listrik juga akan mengurangi ketergantungan terhadap energi impor. (RE)


 

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button