NEWS
Trending

Pemerintah Daerah Raih Penghargaan Anugerah DEN

Listrik Indonesia | Dewan Energi Nasional (DEN) bekerja sama dengan Pusat Studi Hukum dan Pertambangan (PUSHEP) menyelenggarakan Pemberian Anugerah DEN Tahun 2022 di Hotel Bidakara, Jakarta. Acara dibuka oleh Sekretaris Jenderal DEN Djoko Siswanto dan dihadiri oleh Anggota DEN, Gubernur Provinsi, pimpinan Kementerian ESDM, PUSHEP, serta badan usaha.

 

Digelar perdana tahun ini, Pemberian Anugerah DEN 2022 bertujuan untuk mengapresiasi pencapaian Pemerintah Daerah Provinsi dalam menyusun dan mengimplementasikan Peraturan Daerah Rencana Umum Energi Daerah Provinsi (Perda RUED-P) dalam bentuk regulasi, kebijakan, dan program pembangunan daerah. Selain itu, acara ini juga digelar sebagai bentuk penguatan peran DEN dalam pelaksanaan implementasi Kebijakan Energi Nasional (KEN), Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) dan Rencana Umum Energi Daerah (RUED), sehingga target energi baru terbarukan (EBT) dalam bauran energi nasional dan target transisi energi menuju net zero emission (NZE) dapat tercapai.

 

Dalam sambutannya, Anggota DEN Musri menjelaskan bahwa hingga saat ini, terdapat 27 provinsi yang telah menetapkan Perda RUED, sedangkan 7 provinsi lainnya tengah dalam proses penyelesaian. “DEN akan terus mendorong dan memberi semangat agar RUED dapat segera diselesaikan, serta melakukan pendampingan dalam implementasi RUED yang telah ditetapkan,” jelas Musri. Harapannya, Anugerah DEN Tahun 2022 dapat menjadi bentuk apresiasi kepada provinsi yang terus konsisten dalam penyusunan dan implementasi RUED, serta memotivasi provinsi yang tengah dalam proses penyelesaian.

 

Lebih lanjut, Djoko menerangkan bahwa Pemberian Anugerah DEN Tahun 2022 merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Anugerah DEN 2022 yang diawali dengan tiga seri Webinar Nasional dan Pameran Transisi Energi sejak 27 Juli lalu. “Diikuti oleh 34 Pemerintah Provinsi, penilaian Anugerah DEN Tahun 2022 dibagi menjadi lima kategori dan dilakukan secara objektif berdasarkan kriteria yang ditetapkan dan data dukung yang diperoleh,” ujar Djoko. Setelah melalui tahapan sosialisasi, pengisian kuesioner, analisis, verifikasi, dan rekapitulasi, pemenang pada masing-masing kategori ditetapkan sebagai berikut:

 

Kategori Daerah Tercepat Penetapan Perda RUED

Peringkat Pertama: Jawa Tengah

Peringkat Kedua: Jawa Barat

Peringkat Ketiga: Nusa Tenggara Barat

 

Kategori Daerah Terbaik Implementasi Perda RUED: “Implementasi Kebijakan dan Regulasi Turunan Perda RUED”

Peringkat Pertama: Jawa Timur

Peringkat Kedua: Nanggroe Aceh Darussalam

Peringkat Ketiga: Sulawesi Tenggara

 

Kategori Daerah Terbaik Implementasi Perda RUED: “Daerah yang Mengoptimalkan Penggunaan EBT”

Peringkat Pertama: Nusa Tenggara Barat

Peringkat Kedua: Sumatera Barat

Peringkat Ketiga: Kepulauan Bangka Belitung

 

Kategori Daerah Terbaik Implementasi Perda RUED: “Daerah yang Melaksanakan Transisi Energi”

Peringkat Pertama: Jawa Timur

Peringkat Kedua: Bali

Peringkat Ketiga: Sumatera Selatan

 

Kategori Daerah yang Paling Aktif Mengkampanyekan Energi Bersih

Peringkat Pertama: Jawa Barat

Peringkat Kedua: Jawa Tengah

Peringkat Ketiga: Bali

 

Bali menjadi salah satu provinsi yang telah menetapkan Perda RUED guna mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) di wilayahnya. Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster menjelaskan bahwa energi bersih tidak hanya memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga memelihara ekosistem alam yang sehat, menjaga keanekaragaman hayati, serta lebih efisien bagi masyarakat. “Masa depan kita adalah energi baru terbarukan. Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah harus berjalan bersama-sama secara konsisten, serta bekerja sama dengan pemangku kepentingan untuk menjalankan kebijakan energi bersih,” ujarnya.


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button