NEWS
Trending

Pemerintah Targetkan Sepanjang 2017 Bangun 22 SPBU

Pemerintah Targetkan Sepanjang 2017 Bangun 22 SPBU
Listrik Indonesia | Upaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam mewujudkan Sila kelima dari Pancasila yakni, ‘Keadilan Sosial Bagi seluruh Rakyat Indonesia’ dan diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor 36 tahun 2016 Tentang Percepatan Pemberlakuan Satu Harga Bahan Bakar Minyak Tertentu dan jenis Bahan Bakar Minyak Penugasan Secara Nasional.
 
Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) telah menetapkan kebijakan Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga di seluruh wilayah Indonesia jenis Premium dan Solar. Guna mendukung kebijakan tersebut, pada 2017 ini akan dibangun sebanyak 22 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), dari 108 sampai 2019.
 
Menurut, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) I Gusti Nyoman Wiratmaja, pemerintah telah menyusun rencana pembangunan sebanyak 108 insfrasturuktur penyaluran BBM resmi hingga 2019 mendatang. “Untuk 2017 sendiri, akan dibangun 22 SPBU,” ujarnya dalam keterangan resminya di Jakarta, (11/01).
 
Realisasi pembangunan SPBU, lanjutnya, saat ini telah mencapai enam unit, yang terletak di daerah Papua dan Krayan, Kalimantan Utara. Karena letaknya yang sulit diakses, maka penyaluran BBM ke wilayah tersebut menggunakan pesawat terbang. “Karena jauh sekali dan belum ada jalan darat, sehingga pengangkutannya masih menggunakan pesawat terbang,” paparnya.

Dalam menerapkan program BBM Satu Harga, ia menambahkan, kendala yang dihadapi terkait pendistribusian yakni wilayah yang jauh dan konsumsi yang sedikit. Hal ini menyebabkan harga BBM berdasarkan keekonomiannya sulit tercapai.
 
Dengan adanya penerapan BBM Satu Harga, pemerintah hadir dengan membangun dan menyediakan BBM untuk masyarakat Indonesia. “Pulau yang kecil-kecil dan sangat jauh dari jangkauan adalah kendala yang cukup rumit, sehingga membutuhkan waktu untuk membangun. Seperti di daerah Papua, Kalimantan Utara, Aceh, NTT dan Maluku,” tandas Wirat. (GF)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button