NEWS
Trending

Perjuangan PLN Terangi wilayah perbatasan RI-Malaysia

Perjuangan PLN Terangi wilayah perbatasan RI-Malaysia
Listrik Indonesia, Balikpapan | PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra) terus berusaha untuk menerangi wilayah perbatasan Indonesia dengan Malaysia. 

PLN mengirimkan mesin pembangkit berkapasitas 3 x 200 kW dari Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan, menuju Desa Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Pengiriman mesin pembangkit dilakukan untuk menambah jam operasi listrik di Krayan dari 12 jam menjadi 24 jam penuh. Namun, pengiriman mesin ini tidak semudah yang dibayangkan.

Manajer PLN Area Berau Ari Prasetyo Nugroho mengatakan, rute pengiriman material kelistrikan dikirim melalui Sabah dan Serawak, Malaysia. Tidak langsung dari Sei Manggaris ke Desa Krayan, sebab medan yang sangat berat menjadi penyebab pengiriman.

"Karena kondisi medan yang cukup berat, maka pengiriman harus kita lakukan bertahap. Rutenya adalah Sei Menggaris-Nunukan-Tawau (Sabah, Malaysia) dengan jalur transportasi laut. Selanjutnya dari Tawau menuju Serawak hingga Krayan material akan diangkut dengan jalur darat," ungkap Ari.

PLN Area Berau telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk membantu koordinasi dengan Konsulat Jenderal Malaysia terkait izin pengiriman material tersebut menuju Krayan.

Pengiriman material kelistrikan berupa genset, trafo, kWh meter, MCB, kabel serta sarana pendukung kelistrikan lainnya diberangkatkan pada Rabu sore (18/01) dari pelabuhan Sei Menggaris. Material tersebut sudah sampai di Nunukan pada Kamis (19/1). Kemudian siap dikirim kembali menuju Tawau hingga Krayan.


Lebih jauh ia mengatakan, pihaknya telah melakukannya persiapan untuk mendukung sarana dan prasarana di lokasi yang menjadi titik pemasangan. "PLN Area Berau telah melakukan persiapan guna mendukung sarana dan prasarana kelistrikan di lokasi setempat. Di antaranya pembuatan fondasi untuk dudukan mesin dan tangki BBM serta jalur pipa BBM," tandasnya. (RG)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button